Kapolres Bandung AKBP Ahmad Dofiri saat dihubungi detikbandung, mengatakan pihaknya masih belum mengendus siapa pelaku perampokan yang juga menyebabkan Mayang tewas bersimbah darah di bagian kepala sebelah kiri.
"Kita masih terus memeriksa sejumlah saksi. Hingga pukul 04.00 WIB tadi, kita sudah memeriksa sekitar enam saksi yang merupakan keluarga dan tetangga korban. Nanti akan terus kita kembangkan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kamis siang, pukul 13.30 WIB, paman korban menemukan bocah berumur 10 tahun itu tergeletak dengan bersimbah darah. Saat dibawa ke RS, bocah malang itu menghembuskan nafas terakhirnya.
Diduga terjadi aksi perampokan karena sejumlah barang di rumah itu hilang, seperti laptop dan handphone. (ern/ern)











































