Minggu Pertama Puasa, Wisata Rohani DT Sepi

Minggu Pertama Puasa, Wisata Rohani DT Sepi

Baban Gandapurnama - detikNews
Kamis, 04 Sep 2008 16:38 WIB
Minggu Pertama Puasa, Wisata Rohani DT Sepi
Bandung - Berbeda dengan puasa 2006, minggu pertama bulan puasa di Daarut Tauhid (DT) sepi pengunjung. Kondisi ini sama persis tahun lalu. Jika dibandingkan 2 tahun yang lalu, DT mengalami penurunan pengunjung secara drastis.

Menurut Kasubag Humas DT Farihin saat ditemui detikbandung, Kamis (4/9/2008), pada minggu pertama tidak ada pengunjung wisata rohani. Kondisi ini sama dengan tahun lalu.

Sementara pada bulan puasa 2006 silam, sejak minggu pertama hingga keempat puasa, DT diramaikan jamaah yang akan melakukan wisata rohani.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dulu tiap bulan DT bisa didatangi oleh puluhan ribu orang. Sekarang paling berkisar 4-5 ribu pengunjung tiap bulannya," ujar Farihin.

Ketika disinggung apakah penurunan jamaah ini karena pamor Aa Gym yang sudah turun akibat langkah dai kondang itu untuk berpoligami, secara tak langsung Farihin mengakuinya.

"Ya engga juga, karena sekarang yang datang ke sini tuh bukan karena sosok Aa Gym, tapi karena ingin mencari ilmu. Ini berbeda dengan dulu, orang-orang ke sini lantaran Aa Gym," ujarnya.

Menurut Farihin banyak faktor yang menyebabkan turunnya jumlah jamaah wisata rohani. Salah satunya adalah karena liburan sekolah.

"Minggu pertama bulan puasa banyak anak yang libur sekolah sehingga orang tua lebih senang mengisi liburan anaknya di rumah," ujarnya.

Selain itu, kata dia, faktor ekonomi pun menjadi alasan penurunan jumlah pengunjung.

"Faktor ekonomi seperti biaya transportasi yang mahal serta faktor lainnya juga menjadi alasan kenapa di minggu pertama puasa sepi pengunjung," kata Farihin.

Meski di minggu pertama sepi, Farihin optimistis di minggu-minggu berikutnya DT akan banyak dikunjungi jamaah. Terbukti dari 200 cottage Darul Jannah yang disediakan oleh DT bagi pengunjung, untuk minggu kedua dan ketiga sudah penuh.

"Minggu kedua dan ketiga ada 1.500 orang yang memesan dan di minggu keempat mencapai 2 ribu pemesan. Minggu keempat ramai karena banyak dari luar kota seperti Jakarta, Kalimantan, Sulawesi bahkan dari luar negeri seperti Malaysia dan Singapura yang datang," jelas Farihin.
(afz/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads