Sejumlah saksi yang merupakan teman indekos korban, melihat seorang laki-laki menggunakan penutup wajah dan membawa sebilah golok keluar kamar korban. Dia membawa tas cokelat yang diduga milik korban.
"Menurut keterangan saksi yang kita periksa, laki-laki yang diduga pelaku itu lalu berjalan masuk ke kamar indekos nomor 7 lalu keluar kamar lagi dan membawa ransel merah trus pergi," ujar Kasubag Humas Polrestabes Bandung Kompol Reny Marthaliana, Minggu (10/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban lalu dibawa ke RS Santo Yusup, namun nyawanya tidak tertolong. Ia meninggal sekitar pukul 04.15 WIB.
Ditambahkan Panit Unit III Polsek Cibeunying Kaler Aiptu Sonny, korban mengalami luka di sejumlah tubuhnya, tangan, kaki dan panggul. "Ada luka tusuk di bagian belakang," ujarnya sambil menunjukkan bagian panggul saat ditemui di Polsek Cibeunying Kaler, Jalan Pahlawan.
Hingga saat ini belum diketahui motif pembunuhan korban. Pelaku hingga kini masih dicari. "Untuk sementara, memang diduga ada barang milik korban yang hilang. Namun untuk jelasnya seperti apa, kasus ini masih dalam penyelidikan dan pengembangan," kata Renny.
Sementara itu pantauan dari luar, indekos lokasi pembunuhan terpantau sepi. Polisi memasang garis polisi di depan kamar korban. Korban sendiri setelah selesai divisum akan dibawa keluarganya ke Medan.
(ern/ega)











































