Bos Mafia Ditangkap Setelah 30 Tahun Buron, Bagaimana Dia Bersembunyi?

ADVERTISEMENT

Bos Mafia Ditangkap Setelah 30 Tahun Buron, Bagaimana Dia Bersembunyi?

BBC Indonesia - detikNews
Selasa, 24 Jan 2023 11:21 WIB
Messina Denaro ditangkap di sebuah klinik swasta di Palermo, Italia, tempat dia membuat janji dengan nama palsu. (Reuters)
Jakarta -

Warga Kota Palermo belum bisa memastikan siapa laki-laki yang digiring ke mobil polisi, pagi itu.

Lagi pula, sudah 30 tahun dia tidak terlihat di depan umum.

Namun, mengingat ada lebih dari 100 personel angkatan bersenjata yang berupaya meringkusnya - warga setempat langsung paham. Hanya ada satu bandit yang dapat menimbulkan situasi seperti itu.

Matteo Messina Denaro - "bos dari segala bos", buronan terakhir - telah ditemukan.

Tepuk tangan dan sorak-sorai pun pecah.

Seseorang mengajak seorang polisi untuk tos, ada juga yang mengajak berpelukan, dan beberapa orang lainnya meneteskan air mata.

Semua orang berseri-seri.

Baca juga:

Maria Falcone mengatakan kepada media Italia bahwa dia berharap kakaknya bisa menyaksikan adegan itu.

Kakaknya adalah hakim anti-mafia Giovanni Falcone yang dibunuh oleh Cosa Nostra organisasi mafia dari Sisilia yang dipimpin Messina Denaro, pada 1992.

Kejadian itu adalah puncak "musim pembantaian" yang melanda Italia pada awal 1990-an.

Pada saat itu, sindikat kejahatan terorganisir yang dipimpin Messina Denaro berusaha memaksa negara melakukan negosiasi tentang pasal dalam undang-undang yang biasa digunakan untuk menjerat tindakan kriminal khusus demi rekan-rekan mafia mereka yang dipenjara.

Caranya, mereka melakukan serangkaian pembunuhan yang menewaskan lebih dari 20 orang.

Messina Denaro dilaporkan pernah membual bahwa dia bisa "memenuhi satu kompleks pemakaman" dengan para korbannya.

mafia italia

Serangan bom pada 1993 di Florence menyebabkan lima orang tewas, termasuk bayi yang baru lahir, seorang gadis berusia sembilan tahun, dan orang tua mereka. (Getty Images)

Pada 1993, dia berperan penting dalam penculikan dan pembunuhan Giuseppe Di Matteo (11 tahun), putra seorang mantan anggota mafia Sisilia yang menjadi informan negara.

Bocah itu ditahan selama dua tahun sebelum dibunuh. Tubuhnya dilarutkan dalam asam agar keluarganya tidak bisa menguburnya.

Messina Denaro juga memerintahkan pembunuhan bos mafia saingannya dan pacarnya yang sedang hamil.

Surat perintah dikeluarkan untuk penangkapannya. Kemudian, pada musim panas 1993, dia menghilang tanpa jejak.

Laporan terkait kemunculannya ada di mana-mana, mulai dari Venezuela hingga Belanda.

Namun, di Palermo ibu kota kawasan Sisilia - dia ditangkap.

Minggu ini, setelah penangkapannya, polisi menemukan tiga tempat persembunyian di Campobello di Mazara, sebuah desa yang bermandikan sinar matahari, 115 kilometer dari Palermo - dan 10 km dari tempat kelahirannya di Castelvetrano.

Sulit membayangkan seseorang bisa bersembunyi dengan mudah di Campobello karena kota kecil itu begitu tenang.

Bukan berarti Messina Denaro menjalani kehidupan sebagai penjahat rahasia di sana.

Tampaknya dia adalah pelanggan tetap di sebuah restoran dan bar lokal, Bar San Vito. Seorang tetangga mengatakan mereka sering saling menyapa.

Ini adalah gambaran yang sangat bertentangan dengan pencarian mafia selama 30 tahun.

Italia menginvestasikan sejumlah besar sumber daya dalam operasi anti-mafia, tetapi kasus Messina Denaro menunjukkan bahwa budaya bungkam masih dapat melemahkan pertempuran negara melawan kejahatan yang terorganisasi.

Baca juga:

Maurizio Bellacosa, pengacara kriminal dan profesor hukum di Universitas LUISS di Roma, mengatakan Messina Denaro "memanfaatkan budaya mafia sepenuhnya" agar tidak terdeteksi.

Budaya mafia merupakan kombinasi dari unsur-unsur yang saling terkait.

Profesor Bellacosa mengatakan kepada BBC: "Dari kehadiran mafia yang tersebar luas di wilayah tersebut, hingga jarangnya kerja sama atau bahkan tidak ada kerja sama antara penyelidik dengan masyarakat, hingga code of silence yang mengakar, terutama di kota-kota kecil dan pinggiran kota, tempat negara sering dianggap tidak ada."

Code of silence adalah sebuah kondisi ketika anggota satu kelompok memilih untuk tidak mengungkapkan informasi penting atau vital karena ada ancaman kekerasan, pembalasan, hingga dicap sebagai pengkhianat.

Wali Kota Campobello, Giuseppe Castiglione, mengatakan kepada media Italia bahwa dia "sangat kecewa dengan pemikiran bahwa Messina Denaro tinggal di antara kami setidaknya selama satu tahun - karena sekarang saya tahu bahwa sesama warga memilih untuk menghindari masalah."

mafia italia

Polisi berjaga di dekat salah satu dari tiga tempat persembunyian Messina Denaro di Campobello. (EPA)

Namun, diam tidak selalu berarti setuju.

Tangan mafia merentang jauh ke dalam masyarakat Sisilia. Ketakutan dan sikap bungkam masih mengakar.

"Asosiasi bergaya mafia bekerja dengan cara yang sangat sederhana: kekerasan dan intimidasi memprovokasi kondisi penaklukan dan 'omert' pada mereka yang terlibat," kata Bellacosa.

"Intinya, mafia menggunakan rasa takut untuk mencapai tujuannya."

Dalam konferensi pers yang digelar polisi setelah penangkapan, Jaksa Palermo Maurizio de Lucia mengatakan Messina Denaro kemungkinan besar dibantu oleh "anggota mafia borjuis" - merujuk pada para kalangan profesional, pengusaha, dan politisi lokal.

Hal itu terlihat dari penangkapan yang dilakukan selama bertahun-tahun terhadap orang-orang yang dianggap dekat dengan Messina Denaro.

Wartawan yang berbasis di Palermo, Tullio Filipponi, mengatakan para individu itu merupakan orang-orang yang "menerima untuk hidup dan bekerja sama dengan mafia, berpura-pura tidak tahu ketika rekan mafianya membutuhkan pemeriksaan medis, penilaian, atau manajemen aset."

Jaringan lokal ini ditemukan membantu mafia dengan mencuci uangnya, kata Filipponi, dan "apa yang membuat perbedaan secara budaya dan apa yang perlu diberantas."

"Setiap orang Sisilia tahu bahwa mafia itu ada... [dan] ia memiliki kekuatan untuk mempengaruhi masyarakat dan mengendalikan wilayah secara menyebar."

Apakah Messina Denaro menjalani kehidupan pensiun, atau apakah dia masih aktif dan terlibat dalam kegiatan kriminal, itu semua tidak jelas - dan mungkin ternyata penangkapannya yang spektakuler seharusnya adalah hal yang mudah.

Baca juga:

Meskipun masa-masa maraknya bom mobil dan kekerasan keji mungkin telah berakhir, sebagian besar ahli setuju selama bertahun-tahun mafia telah berubah menjadi organisasi yang tidak terlalu mencolok, tapi bisa dibilang lebih berbahaya.

Penipuan, intimidasi, dan pemerasan belum hilang: "Masih ada di sini, seperti fakta bahwa seorang ayah baptis bisa tetap bersembunyi begitu lama."

Dalam konteks ini, tepuk tangan spontan dari banyak orang di pagi hari saat penangkapan adalah tanda perubahan yang luar biasa.

Falcone, saudara perempuan dari hakim yang terbunuh, mengatakan dia terkejut dengan "bagaimana semua orang bersorak - di jalan, di bus-bus, orang-orang memeluk polisi yang menggunakan rompi anti-peluru. Ini adalah kemenangan bagi masyarakat Italia secara keseluruhan".

Ada tanda-tanda lain bahwa perubahan mungkin sedang terjadi.

Awal pekan ini, siswa sekolah menengah turun ke jalan kota meneriakkan "Castelvetrano adalah milik kami, bukan milik Anda".

Seorang anak berusia 18 tahun mengatakan kepada surat kabar Italia La Repubblica: "Saya merinding ketika melihat orang-orang bertepuk tangan kepada polisi. Lapangan yang ramai ini adalah bukti bahwa kota ini tidak ingin diberi label oleh mafia".

Siswa lain berkata: "Saya merasa bangga ketika mendengar dia tertangkap."

Generasi yang lebih tua mungkin memiliki pandangan yang berbeda.

Filipponi mengatakan di Sisilia ada sejumlah orang yang berusia 60 tahun yang hidup di masa-masa pembunuhan tahun 1990-an, tapi mereka membela Messina Denaro - dan hampir menyangkal ada masalah.

Filipponi mengacu pada serangkaian wawancara dengan penduduk tua Castelvetrano yang ditayangkan oleh TV Italia awal pekan ini.

Dalam salah satu wawancara, seorang laki-laki mengatakan dia tidak menghakimi tindakan Messina Denaro.

Sementara di tempat lain, seorang warga mengatakan menangkap mafia adalah sebuah kesalahan.

"Tetapi orang-orang yang lebih muda... turun ke jalan untuk menunjukkan kebahagiaan mereka pada momen yang begitu penting. Ini menyoroti kontras antara generasi yang berbeda, dan hal-hal itu berangsur-angsur berubah," kata Filipponi kepada BBC.

Setidaknya secara simbolis, penangkapan Messina Denaro sangat signifikan - bahkan "suatu bentuk pembebasan," kata Filipponi.

"Semua orang yang bertepuk tangan benar-benar menyimbolkan perubahan sejarah Sisilia dan negaranya: akhir dari sebuah era, sebuah katarsis."

Simak Video: Ditangkap Usai Buron 30 Tahun, Bos Mafia Ini Dulunya Tak Segan Main Bom

[Gambas:Video 20detik]



(ita/ita)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT