Penuturan Awak Kapal Perang Thailand yang Tenggelam: Saya Berenang 3 Jam

ADVERTISEMENT

Penuturan Awak Kapal Perang Thailand yang Tenggelam: Saya Berenang 3 Jam

BBC Indonesia - detikNews
Selasa, 20 Des 2022 10:00 WIB
Kapal HTMS Sukhothai milik Angkatan Laut Thailand tenggelam pada Minggu (18/12/2022) malam. (Reuters)
Bangkok -

Angkatan Laut Thailand masih melakukan operasi pencarian 30 awak kapal yang hilang, setelah kapal perang HTMS Sukhotai tenggelam di tengah badai di perairan Teluk Thailand pada Minggu (18/12).

Kapal HTMS Sukhothai tenggelam setelah air laut membanjiri lambungnya dan memutus sistem listriknya sehingga kapal kehilangan kendali.

Sebanyak 78 awak kapal telah diselamatkan sejauh ini.

"Saya berenang selama tiga jam. Kapal (penyelamatan) tidak bisa mendekat karena ombak. Ombak cukup tinggi, sekitar tiga meter saat kapal tenggelam. Ketika mulai tenggelam, saya memakai jaket pelampung dan melompat," kata seorang korban selamat yang namanya tidak disebutkan.

Tim pencari dan penyelamat telah bekerja sepanjang malam untuk menemukan para korban. Operasi pencarian pun berlanjut pada Senin dengan bantuan Angkatan Udara.

"Kami akan terus mencari," kata juru bicara Angkatan Laut Thailand kepada BBC.

Angkatan Laut juga mengumumkan bahwa mereka akan menyelidiki penyebab dari tenggelamnya kapal yang dibuat di AS pada pertengahan 1980-an ini.

"Ini hampir tidak pernah terjadi dalam sejarah pasukan kami, apalagi pada kapal yang masih aktif digunakan," kata juru bicara Angkatan Laut Laksamana Pogkrong Monthardpalin kepada BBC.

Baca juga:

HTMS Sukhothai sedang berpatroli di perairan yang berajarak sekitar 400 kilometer dari Bangkok ketika terjebak badai pada Minggu.

Berdasarkan keterangan sejumlah pejabat, para kru berjuang mempertahankan kendali atas kapal yang miring setelah aliran listriknya terputus. Kapal itu akhirnya tenggelam pada pukul 23.30 waktu setempat.

Melalui foto-foto yang diunggah di akun Twitter Angkatan Laut Thailand, tampak bahwa kapal miring ke kanan dan kapal-kapal penyelamat berupaya menemukan korban selamat di perairan yang berombak.

Kapal Angkatan Laut Thailand tenggelam.

Kapal HTMS Sukhothai sedang berpatroli di Teluk Thailand ketika badai menerjang. (BBC)

Tiga kapal angkatan laut dan sejumlah helikopter telah dikerahkan untuk membantu evakuasi, namun hanya HTMS Kraburi yang bisa mencapai Sukhothai sebelum kapal itu tenggelam.

HTMS Kraburi sempat mengevakuasi sebagian besar awak Sukhothai, menurut keterangan Angkatan Laut.

Para marinir yang mengenakan jaket pelampung pun ditemukan di dalam air serta di perahu penyelamat.

Angkatan Laut belum menjelaskan secara rinci soal kondisi para awak kapal yang selamat.

Namun media lokal telah menerbitkan foto-foto yang menunjukkan petugas medis di dermaga membawa mereka menggunakan tandu.

Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-Cha, dalam pernyataannya pada Senin (19/12), mengonfirmasi bahwa pihak berwenang sedang menyelidiki kejadian itu.

"Saya mengikuti berita ini dengan cermat, sekitar lima orang terluka parah," kata dia.

Simak Video 'Militer Thailand Belum Temukan Korban Tewas dari Kapal Perang yang Karam':

[Gambas:Video 20detik]



(nvc/nvc)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT