Dihujani Drone 'Kamikaze', Ukraina: Rusia Sudah Putus Asa!

ADVERTISEMENT

Dihujani Drone 'Kamikaze', Ukraina: Rusia Sudah Putus Asa!

BBC Indonesia - detikNews
Senin, 17 Okt 2022 17:57 WIB
Jakarta -

Rusia menghujani ibu kota Ukraina, Kyiv, dengan drone-drone kamizake buatan Iran, menewaskan setidaknya tiga orang pada Senin (17/10/2022), kata Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko.

"[Serangan] ini memperlihatkan keputusasaan mereka (Rusia)," kata Andriy Yermak, kepala kantor kepresidenan Voldymyr Zelensky.

Jumlah korban tersebut disampaikan pejabat di kantor kepresidenan Ukraina, Kyrylo Tymoshenko.

Di kota pelabuhan Mykolaiv, tangki-tangki penyimpanan minyak bunga matahari juga diserbu oleh drone-drone serupa, kata sang wali kota.

Sejumlah menteri luar negeri Uni Eropa, termasuk dari Jerman dan Prancis, telah menyerukan sanksi baru terhadap Iran karena memasok drone ke militer Rusia.

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Josep Borrell, mengatakan pihaknya akan menyelidiki keterlibatan Iran dalam konflik Ukraina-Rusia.

Pada Senin pagi, sedikitnya tiga ledakan terdengar di Kyiv, setelah sirene serangan udara berbunyi.

"Musuh bisa saja menyerang kota-kota kami, tetapi mereka tidak akan bisa menghancurkan kami," kata Presiden Zelensky, menggambarkan insiden ini sebagai "serangan teror terhadap warga sipil".

Wali Kota Vitalii Klitschko mengatakan kawasan permukiman di daerah pusat Shevchenkivskiy telah rusak.

Insiden ini terjadi seminggu setelah ibu kota dihantam oleh beberapa rudal Rusia pada jam sibuk, dalam serangan yang juga menghantam sejumlah wilayah Ukraina hingga menewaskan 19 orang.

Baca juga:

Apa itu drone kamikaze?

  • Mencakup drone buatan Iran, Shahed-136
  • Drone-drone diterbangkan di atas sasaran dalam jumlah banyak
  • Drone dilengkapi peledak dan akan meledak ketika menghantam sasaran
  • Dioperasikan dalam jumlah massal, untuk mencegah deteksi radar
  • Drone buatan Iran 'hanya' dijual US$20.000 per unit ke Rusia, kata AS

Ledakan pada Senin (17/10) terjadi sekitar pukul 07:00 waktu setempat (04:00 GMT), kata wartawan BBC Paul Adams, yang berada di kota itu.

Dalam tulisan di situs media sosial Telegram, Klitschko mengungkap dia berada di Distrik Shevchenkivskiy, yang dilanda beberapa serangan pekan lalu.

Asap mengepul di Kyiv setelah muncul laporan terjadi serangan drone.

Asap mengepul di Kyiv setelah muncul laporan terjadi serangan drone kamikaze. (Reuters)

Dia mengatakan tim penyelamat berada di lokasi, dan mengatakan kepada penduduk untuk tinggal di tempat perlindungan serangan udara.

Yermak menulis di Telegram bahwa serangan itu berasal dari drone kamikaze dan Ukraina memerlukan lebih banyak sistem pertahanan udara "sesegera mungkin".

Drone, yang dilaporkan dipasok ke Rusia oleh Iran, dapat mengudara selama berjam-jam sebelum menghantam target dan meledak. Ukraina mengatakan Rusia telah menggunakan drone semacam itu sebelumnya.

Iran membantah memasok mereka ke Rusia, dan Rusia belum berkomentar.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan serangan pekan lalu adalah pembalasan atas pengeboman jembatan utama yang menghubungkan Rusia dengan Krimea yang diduduki. Dia menuduh insiden itu dilakukan oleh Ukraina.

Ini adalah pertama kalinya pusat Kyiv menjadi sasaran langsung selama invasi Rusia ke Ukraina.

Awal pekan ini, Putin mengatakan tidak perlu lagi melakukan serangan skala besar di Ukraina.

Sebagian besar target yang ditentukan telah kena, katanya. Dia menambahkan bahwa bukan tujuannya untuk menghancurkan Ukraina.

Simak Video 'Drone Kamikaze Rusia Kembali Hantam Kiev':

[Gambas:Video 20detik]



(ita/ita)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT