Anjing Bisa Mengendus Stres dari Keringat dan Napas Pemiliknya

ADVERTISEMENT

Anjing Bisa Mengendus Stres dari Keringat dan Napas Pemiliknya

BBC Indonesia - detikNews
Senin, 03 Okt 2022 15:31 WIB
Jakarta -

Anjing peliharaan telah membuktikan sekali lagi betapa halusnya perasaan mereka, kali ini dalam tes mengendus yang dilakukan untuk penelitian ilmiah.

Para ilmuwan menemukan bahwa anjing dapat mencium aroma stres dalam napas dan keringat kita.

Empat anjing -- yang secara sukarela diikutsertakan oleh pemiliknya -- dilatih untuk "memilih" salah satu dari tiga tabung aroma.

Dan di lebih dari 650 dari 700 percobaan, mereka berhasil mengidentifikasi sampel keringat atau napas yang diambil dari orang yang stres.

Baca juga:

Para peneliti, di Queen's University Belfast, Irlandia Utara, berharap penelitian mereka, yang diterbitkan dalam jurnal Plos One, akan membantu dalam pelatihan anjing terapi.

Anjing mengalami dunia mereka melalui penciuman.

Kemampuan pendeteksian aroma mereka yang sangat sensitif sudah digunakan untuk mendeteksi obat-obatan, bahan peledak, dan penyakit, termasuk kanker tertentu, diabetes, dan bahkan Covid.

"Kami memiliki banyak bukti bahwa anjing dapat mengendus aroma manusia, terkait dengan kondisi medis atau penyakit yang dideritanya, tetapi kita belum memiliki cukup bukti bahwa mereka bisa mencium perbedaan kondisi psikologis kita," ujar kepala peneliti, Clara Wilson.

Herbert the dog

Hidung anjing adalah detektor yang sangat sensitif. (Victoria Gill)

Sebanyak 36 relawan telah melaporkan level stres mereka sebelum dan setelah menyelesaikan pertanyaan soal matematika yang sulit.

Masing-masing kaleng berisi sampel keringat atau napas mereka sebelum atau - selama tekanan darah dan detak jantung mereka juga meningkat - setelahnya.

Dan jika anjing-anjing itu: Treo, Fingal, Soot dan Winnie, berdiri tegak atau duduk di depan sampel "stres" mereka akan diberi hadiah.

Ikuti Victoria on Twitter.

(ita/ita)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT