ADVERTISEMENT

Misteri di Balik Foto Simpanse Gendong Bayi Musang

BBC Indonesia - detikNews
Rabu, 07 Sep 2022 17:03 WIB
Gambar utuh dari jepretan Christian Ziegler yang ia dapatkan di Taman Nasional Salonga di Kongo. (Christian Ziegler)
Jakarta -

Ella Hambly BBC News Iklim dan Sains

Momen kasih sayang atau justru mengerikan?

Gambar ini menunjukkan seekor bonobo (jenis simpanse) yang memeluk seekor musang kecil seperti hewan peliharaan kesayangan. Tapi mungkin saja simpanse ini baru selesai memakan ibu dari musang itu, dan menyimpan anaknya sebagai menu makan malam.

Namun, memangsa bukan hal yang biasa karena makanan utama bonobo adalah buah-buahan, dan mereka hanya sesekali saja berburu.

Kelakuan menarik bonobo dengan musang kecil ini diabadikan lewat kamera Christian Ziegler di Republik Demokratik Kongo.

Hasil bidikannya yang menarik telah dipilih sebagai gambar 'Sangat Dipuji' dalam lomba ke 58 London Natural History Museum (NHM), kompetisi foto satwa liar, Wildlife Photographer of the Year (WPY).

Daftar foto-foto yang terpilih telah diumumkan pada awal September, dan oleh NHM pada Oktober mendatang.

Christian telah lama mengamati kelompok bonobo melewati "hutan rawa setinggi dada" di Taman Nasional Salonga selama berhari-hari. Ia melihat bonobo jantan memegang luwak kecil di tangannya.

"Saya sangat terkejut melihat bagaimana dia membawa luwak itu dengan hati-hati. Saya segera mulai mengikutinya dan mendokumentasikannya," katanya kepada BBC News.

Simpanse itu memegang dan membelai luwak kecil itu selama lebih dari satu jam, katanya.

Tapi ia memperkirakan simpanse itu mungkin akan memakannya.

Di saat bonobo menangkap buruannya, mereka tidak langsung membunuhnya.

Tapi dimakan hidup-hidup, kata Dr Barbara Fruth, direktur Proyek LuiKotale Bonobo, yang telah mengamati hewan ini lebih dari 20 tahun.

Namun terkadang, kalau makan malamnya terlalu banyak dan simpanse ini sudah kenyang, ia akan memperlakukan mangsanya itu seperti hewan peliharaan. Biasanya, mangsanya itu akan dimakan belakangan.

Dr Fruth percaya bahwa gambar yang diambil oleh Christian kemungkinan akan terjadi seperti dugaannya.

Baca Juga:

Fruth juga menyoroti bahwa bonobo dikenal dengan sifatnya yang lembut, empati dan damai.

"Kami tahu dari penangkaran bahwa bonobo merawat hewan lain, selain dari spesies mereka sendiri," katanya. Di alam liar, kecil kemungkinan bonobo akan memelihara spesies lain sebagai hewan peliharaan jangka panjang, tambahnya.

Tapi dia tidak mengesampingkan teori bahwa simpanse akan menyimpan binatang lain sebagai aksesori untuk menarik minat kelompok lainnya, untuk meningkatkan statusnya.

Dengan teori ini, luwak kecil itu akan berakhir bahagia - bonobo akan melepaskannya, dan pergi tanpa cedera.

Misteri di balik foto ini adalah bagian dari daya tarik para juri di kontes NHM London.

Peneliti senior di museum tersebut, Dr Natalie Cooper dengan juri lainnya telah menyortir 40.000 foto dari 20 kategori.

"Kami mencari gambar yang secara teknis benar-benar cemerlang - gambar yang Anda lihat sekali, tapi besoknya masih terngiang di ingatan Anda," katanya.

WPY telah menjadi salah satu kompetisi paling bergengsi di antara kejuaraan sejenis.

Karya foto yang masuk berasal dari 93 negara untuk kejuaraan tahun ini. Kategori dan pemenang utama akan diumumkan di NHM London pada 11 Oktober. Museum kemudian akan membuka pameran tahunan foto terbaik pada 14 Oktober.

Paus Sikat oleh Richard Robinson, Selandia Baru

foto satwa liarRichard Robinson

Dalam gambar Richard Robinson, ia dan kameranya menjadi objek yang menarik bagi Paus Sikat muda ini. Pertemuan itu berlangsung selama 30 menit, di mana paus itu mengitarinya, berenang pergi, lalu kembali lagi.

Paus diburu hingga hampir punah pada abad ke-19 dan 20, tetapi populasi Paus Sikat di selatan yang dikenal sebagai 'tohor' dalam bahasa Mori, saat ini sudah pulih setelah perburuannya dilarang.

Kategori - Potret Hewan

Negeri bawah air oleh Tiina Trmnen, Finlandia

Foto satwa liarTIINA TRMNEN

Tiina Trmnen mengambil gambar sekumpulan ikan di sebuah danau di Posio, Lapland dengan cara menyelam.

Awan yang tampak dari foto tersebut merupakan alga yang tumbuh pesat, merupakan hasil dari perubahan iklim dan peringatan bagi negeri bawah air. Hal ini bisa menyebabkan masalah bagi kehidupan hewan air, seperti mendapatkan oksigen dan sinar matahari.

Kategori - Bawah Air

Genangan yang hilang oleh Jasper Doest, Zambia

Foto sawta liarJasper Doest

Fotografer asal Belanda, Jasper Doest mengabadikan Lubinda Lubinda, manajer stasiun Otoritas Sungai Zambezi, di rumah barunya (kanan) yang dibuat tidak setinggi rumah lamanya, karena air makin surut.

Perubahan iklim, penebangan hutan telah menyebabkan dataran Sungai Zambezi makin kering.

Perbincangan gambar ini, kata Natalie Cooper: "Kita bisa membicarakan tentang perubahan iklim sampai kita lelah. Sampai Anda melihat dampaknya di depan mata, maka akan sulit menghubungkannya dengan obrolan tersebut."

Bingkai Polar oleh Dmitry Kokh, Rusia

Foto Satwa LiarDmitry Kokh

Lebih dari 20 beruang kutub mengambil alih Pulau Kolyuchin di Rusia yang telah terbengkalai sejak 1992. Beruang di sana mencari makan.

Perubahan iklim telah menekan jumlah es di lautan. Hal ini membuat beruang kutub makin sulit untuk berburu mangsa, mendorong mereka untuk makin dekat dengan permukiman warga untuk mengais makanan.

Sebuah pesawat tanpa awak bersuara-rendah digunakan untuk mengabadikan gambar ini.

Kategori - Potret Hewan

Pesta kolam renang katak pohon oleh Brandon Gell, Costa Rica

Foto Satwa LiarBrandon Gell

Di sini, fotografer berjibaku dengan air setinggi dada untuk menangkap hiruk pikuk perkembang biakan katak hijau saat fajar tiba.

Anda bahkan hampir bisa mendengar suara seruan kawin dari katak pohon jantan yang meluncur, ketika betina bertelur di daun palem - sekitar 200 telur sekali bertelur - yang kemudian jatuh ke air menjadi kecebong. Kategori - Amfibi dan Reptil

Rusa salju oleh Joshua Cox, 8 tahun, Inggris

Foto satwa liarJoshua Cox

Joshua sekarang berusia delapan tahun, tapi ia berusia enam tahun saat mengabadikan rusa jantan kharismatik ini selama hujan salju tebal di Richmond Park, London.

Dia mulai menggunakan kamera mainan saat balita, dan berkembang menjadi kamera saku tak lama sebelum gambar ini diambil.

"Rusa terlihat seperti mandi salju," kata Joshua.

Kategori - di bawah usia 10 tahun

Anda bisa melihat foto-foto yang meraih penghargaan Highly Commended photographs dari semua kategori di situs Natural History Museum.

(ita/ita)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT