Tanaman Terbesar di Dunia Ditemukan di Lepas Pantai Australia

ADVERTISEMENT

Tanaman Terbesar di Dunia Ditemukan di Lepas Pantai Australia

BBC Indonesia - detikNews
Kamis, 02 Jun 2022 16:42 WIB
Hamparan rumput laut ini menutupi area seluas sekitar 20.000 lapangan sepakbola, kata peneliti. (Rachel Austin)
Jakarta -

Tanaman terbesar di dunia - rumput laut yang diperkirakan seluas tiga kali Kota Manhattan - ditemukan di lepas pantai Australia.

Dengan menggunakan pengujian genetik, para ilmuwan memastikan bahwa hamparan rumput bawah laut yang terletak Australia bagian barat ini adalah satu tanaman.

Rumput laut ini diyakini menyebar luas dari satu benih dalam kurun waktu setidaknya 4.500 tahun.

Lamun ini menutupi area sekitar 200 kilometer persegi, kata tim peneliti dari University of Western Australia.

Mereka lah yang secara tak sengaja mendapati temuan ini di Shark Bay, sekitar 800 kilometer dari Perth.

Baca juga:

Tim ini sebelumnya akan meneliti keragaman genetik spesies tersebut - yang juga dikenal dengan nama ribbon weed - spesies rumput laut yang umum ditemukan di area lepas pantai Australia.

Para peneliti mengumpulkan sampel tanaman tersebut dari sepanjang lepas pantai dan meneliti sekitar 18.000 penanda genetik untuk membuat semacam "sidik jari" dari sampel-sampel tersebut.

Mereka bertujuan untuk menemukan berapa banyak tanaman yang membentuk hamparan padang rumput laut itu.

"Jawabannya sangat mengagetkan kami, karena hanya ada satu!" kata Jane Edgeloe, penulis utama studi tersebut.

"Hanya satu tanaman, yang berkembang menjadi 180 kilometer di Shark Bay, dan menjadikannya sebagai tanaman terbesar yang pernah ditemukan di muka Bumi."

Foto Udara Shark Bay, Australia

Penampakan tanaman tersebut dari udara, di Shark Bay, Australia Barat. (Angela Rossen)

Tanaman ini juga dianggap luar biasa karena sangat tahan banting, mereka mampu hidup dan berkembang di lepas pantai dengan kondisi yang sangat bervariasi.

"Rumput laut itu sangat tangguh, mengalami berbagai suhu dan salinitas, ditambah kondisi cahaya yang ekstrem. Semua faktor berbeda ini biasanya akan membuat kebanyakan tanaman sangat stres," kata salah satu peneliti, Dr Elizabeth Sinclair.

Spesies ini umumnya tumbuh seperti rumput biasa, dengan kecepatan hingga 35 sentimeter per tahun. Beginilah para peneliti memperkirakan butuh 4.500 tahun bagi tanaman tersebut untuk berkembang hingga ukurannya saat ini.

Penelitian ini telah dipublikasikan di jurnal Proceedings of the Royal Society B.

Tonton lagi video ini:

(ita/ita)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT