Selebgram Gabby Petito Diduga Jadi Korban Pembunuhan Saat Keliling AS

BBC Indonesia - detikNews
Rabu, 22 Sep 2021 08:42 WIB
Jakarta -

Jenazah yang ditemukan di taman nasional Wyoming pada Minggu (19/9) dipastikan adalah blogger Gabby Petito, yang sebelumnya dilaporkan hilang, demikian ungkap Badan Penyelidik Federal AS (FBI).

Penyelidikan awal tim koroner mengungkapkan bahwa dia diduga korban pembunuhan, namun belum memberikan detail lebih lanjut.

"Dokter Brent Blue dari koroner Kabupaten Teton memastikan bahwa jenazah itu adalah Gabrielle Venora Petito...Penilaian awal dari Blue adalah kematiannya akibat pembunuhan," demikian cuit kantor FBI di Denver.

Petito, 22 tahun, mengunjungi Taman Nasional Grand Teton Wyoming bersama Laundrie, 23 tahun, sebagai bagian dari perjalanan darat lintas kota menggunakan mobil van.

Baca juga:

Tetapi setelah sebulan bepergian, Laundrie pulang ke Florida tanpa Petito.

Laundrie sekarang juga telah hilang. Ia dianggap sebagai "person of interest" atau orang yang mungkin terlibat dalam kasus ini tetapi belum didakwa dengan kejahatan apa pun.

Berikut yang sejauh ini kita ketahui tentang kasus ini:

Siapakah Gabby Petito?

Petito dikenal sebagai blogger yang gemar mendokumentasikan perjalanannya ke media sosial. Dalam akunnya di Instagram, Petito memiliki 908 ribu pengikut dan setiap unggahannya disukai ribuan warganet.

Pada Juli lalu, Petito memulai perjalanan dari kampung halamannya di Long Island, New York, bersama Laundrie.

Laundrie dan Petito bertunangan pada Juli 2020, menurut akun media sosial mereka.

Dua sejoli yang berpacaran sejak SMA itu mendokumentasikan kehidupan nomaden dalam mobil van mereka di Instagram dan YouTube. Mereka berkeliling ke taman-taman nasional di AS bagian barat.

Brian Laundrie dan Gabby PetitoEPABrian Laundrie dan Gabby Petito

Perjalanan itu awalnya direncanakan berlangsung selama empat bulan, kata media AS, tetapi Laundrie pulang ke Florida sendirian pada 1 September.

Keluarga Petito melaporkan kehilangan putri mereka 10 hari kemudian.

Apa yang terjadi?

Masih belum jelas apa yang terjadi ketika Petito, dan kemudian, Laundrie, menghilang, tetapi telah muncul beberapa informasi dari minggu-minggu sebelumnya.

Pada 12 Agustus, polisi di kota Moab, Utah selatan, dipanggil untuk dugaan insiden kekerasan dalam rumah tangga yang melibatkan pasangan itu.

Rekaman kamera di tubuh polisi menunjukkan Petito menangis dan mengeluh tentang kesehatan mentalnya kepada petugas. Ia juga mengatakan baru-baru ini ia dan pasangannya sering bertengkar.

Sebuah laporan polisi tentang insiden itu mengatakan Laundrie mengklaim Petito memukulnya setelah bertengkar.

Para petugas menyarankan supaya mereka pisah rumah tetapi tidak mengajukan tuntutan apa pun. Belum diketahui apa yang terjadi selanjutnya.

Pada 19 Agustus, sebuah video diposting ke saluran YouTube yang didaftarkan dengan email Petito. Video itu menunjukkan Petito dan Laundrie tersenyum, berciuman, dan berlarian di pantai. Ia telah ditonton lebih dari 3,2 juta kali.

Pembaruan media sosial rutin dari pasangan itu di Instagram tiba-tiba berakhir pada akhir Agustus.

Petito memberi tahu ibunya lewat video call pada 24 Agustus bahwa ia berangkat dari Utah menuju pegunungan Teton di Wyoming, menurut Rick Stafford, pengacara Petito.

Ibunya, Nicole Schmidt, mengatakan kepada CBS New York bahwa ia dan Petito biasanya berbicara tiga kali seminggu saat putrinya dalam perjalan.

Pada tanggal 25 Agustus, Petito mengunggah untuk terakhir kalinya di Instagram, dengan caption "Happy Halloween". Galeri fotonya tidak menyertakan informasi lokasi apa pun.

Terakhir kali keluarga Petito mendengar kabar darinya adalah pesan teks pada 30 Agustus yang berbunyi: "Tidak ada sinyal di Yosemite", yang merujuk sebuah taman nasional di California.

Schmidt ragu bahwa putrinya benar-benar mengirimkan pesan itu.

Setelah pencarian yang menarik perhatian publik di seluruh negeri, pihak berwenang menemukan jenazah manusia yang diyakini adalah Petito di Taman Nasional Grand Teton Wyoming pada tanggal 19 September.

Apa saja yang belum diketahui?

Masih diperlukan analisis forensik lengkap untuk mengkonfirmasi bahwa jenazah yang ditemukan di Wyoming adalah Petito.

Otopsi yang dijadwalkan pada hari Selasa akan menentukan penyebab kematiannya.

Para penyidik belum mengungkapkan bagaimana dan di mana jenazah itu ditemukan.

Laundrie, yang saat ini merupakan satu-satunya person of interest dalam kasus ini, juga belum ditemukan.

Keluarga Laundrie melaporkan kehilangannya pada akhir pekan lalu. Mereka mengatakan ia pergi untuk mendaki gunung pada 14 September dan tidak pernah kembali.

Ia tidak memberikan informasi apapun kepada polisi sebelum menghilang.

Apa yang kita ketahui tentang Brian Laundrie?

Laundrie dan Petito pindah ke rumah orang tua Laundrie di North Port, Florida, pada 2019.

Ketika Laundrie kembali ke North Port tanpa tunangannya, ia tidak menghubungi keluarganya atau polisi.

Pengacara Laundrie, Steve Bertolino, mengatakan keluarga itu "masih berada di latar belakang pada saat ini".

Pada tanggal 20 September, FBI menggeledah kediaman Laundrie untuk mencari petunjuk.

Pihak berwenang telah mencari Laundrie di cagar alam seluas 24.000 hektar di dekat Pelabuhan Utara dengan anjing polisi dan drone. Pada hari Senin, mereka menghentikan pencarian.

(ita/ita)