Dubes Belgia Dicopot Usai Istrinya Tampar Pegawai Toko di Seoul

BBC Indonesia - detikNews
Selasa, 01 Jun 2021 10:42 WIB
Jakarta -

Belgia mengakhiri masa dinas duta besarnya untuk Korea Selatan setelah kasus istrinya menampar seorang pegawai toko di Seoul April lalu.

Penamparan oleh istri Dubes Peter Lescouhier, Xiang Xueqiu, atas korbannya itu terekam kamera CCTV di sebuah toko pakaian.

Ketika itu korban ingin memeriksa baju-baju dagangan yang ditinggalkan pelaku setelah dicoba, khawatir bila ada yang dicuri. Penamparan itu tak pelak mengundang sorotan tajam publik di Korsel.

Setelah insiden penamparan itu, Xiang akhirnya bertemu kembali dengan korban untuk minta maaf atas "perbuatan yang tidak dapat diterima" itu, ungkap Kementerian Luar Negeri Belgia.

Namun Menteri Luar Negeri Belgia, Sophie Wilmes, memutuskan mengakhiri tugas Dubes Lescouhier pertengahan tahun ini setelah tiga tahun berdinas di Korsel.

Walau Dubes Lescouhier telah berdedikasi tinggi bekerja bagi negaranya, "situasi terkini tidak dapat membuat beliau meneruskan tugasnya dengan lancar," demikian pernyataan Kedubes Belgia di Seoul dalam akunnya di Facebook.

April lalu, Lescouhier sudah minta maaf atas perlakuan istrinya itu atas pegawai toko.

Sedangkan Xiang sempat mengajukan kekebalan diplomatik agar kasus penamparannya itu tidak diproses aparat hukum setempat.

Namun, pemerintah Belgia mencabut hak kekebalan diplomatik itu sehingga dia bisa diproses oleh kepolisian Korsel, lanjut pernyataan Kedubes Belgia.

Baca juga:

Insiden penamparan itu terjadi pada 9 April lalu di sebuah toko pakaian di kawasan Yongsan-gu, Seoul.

Ketika itu Xiang mencoba beberapa pakaian selama sekitar satu jam, sebelum akhirnya keluar dari toko tersebut, begitu laporan beberapa media massa di Korea Selatan.

Seorang staf toko kemudian mengikuti Xiang untuk memastikan istri duta besar itu telah membeli pakaian yang dipakainya.

Xiang dilaporkan mengikuti karyawan itu kembali ke toko. Dalam konfrontasi yang terekam di kamera, Xiang tampak mendorong dan menampar anggota staf lain yang mencoba turun tangan.

"Saya tidak tahu siapa wanita itu saat saya diserang, tapi dia terlihat percaya diri dan tidak menyesal," kata karyawan yang ditampar oleh Xiang.

Pipi pegawai toko itu bengkak akibat ditampar Xiang.

Blurred image of shop worker with swollen red face

Pegawai toko yang ditampar oleh istri Dubes Belgia menyebut pipinya bengkak usai kejadian itu. (Reuters)

Dalam pernyataan resminya, Lescouhier menyebut secara tulus menyesali kejadian itu. Dia ingin meminta maaf atas nama istrinya.

"Tidak peduli seperti apa situasinya saat itu, reaksi istri saya tidak dapat diterima," kata Lescouhier.

Kedutaan Besar Belgia di Seoul mengatakan Xiang sempat berada di rumah sakit untuk menjalani pemulihan dari penyakit stroke.

Xiang disebut belum bisa memenuhi panggilan kepolisian karena tengah menjalani pemulihan medis dari penyakit stroke yang dideritanya pekan lalu.

"Kami berharap kesehatannya cepat membaik, jadi dia bisa segera membantu penyelidikan polisi dan kita semua bisa melupakan kejadian yang disesalkan ini," kata Lescouhier.

(ita/ita)