Dubes Belgia di Korsel Minta Maaf Usai Istrinya Tampar Pegawai Toko

BBC Indonesia - detikNews
Jumat, 23 Apr 2021 16:49 WIB
Seoul -

Duta Besar Belgia untuk Korea Selatan, Peter Lescouhier, meminta maaf kepada publik karena istrinya menampar seorang pegawai toko di Seoul, Korea Selatan.

Penamparan yang dilakukan istri Lescouhier, Xiang Xueqiu, terekam kamera pemantau CCTV. Video itu telah beredar di publik dan memicu kemarahan sekelompok masyarakat di Korsel.

Apalagi, saat ini muncul sangkaan bahwa Xiang dapat mengklaim kekebalan diplomatik untuk menghindari penyelidikan.

Sebelum kejadian tersebut, pegawai perempuan itu disebut ingin memastikan apakah beberapa pakaian yang tergeletak di tokonya adalah milik Xueqiu.

Dia juga khawatir, Xueqiu telah mencuri pakaian dari tokonya.

Baca juga:

Insiden itu terjadi pada 9 April lalu di sebuah toko pakaian di kawasan Yongsan-gu, Seoul.

Ketika itu Xiang mencoba beberapa pakaian selama sekitar satu jam, sebelum akhirnya keluar dari toko tersebut, begitu laporan beberapa media massa di Korea Selatan.

Seorang staf toko kemudian mengikuti Xiang untuk memastikan istri duta besar itu telah membeli pakaian yang dipakainya.

Xiang dilaporkan mengikuti karyawan itu kembali ke toko. Dalam konfrontasi yang terekam di kamera, Xiang tampak mendorong dan menampar anggota staf lain yang mencoba turun tangan.

"Saya tidak tahu siapa wanita itu saat saya diserang, tapi dia terlihat percaya diri dan tidak menyesal," kata karyawan yang ditampar oleh Xiang.

Pipi pegawai toko itu bengkak akibat ditampar Xiang.

Blurred image of shop worker with swollen red face

Pegawai toko yang ditampar oleh istri Dubes Belgia menyebut pipinya bengkak usai kejadian itu. (Reuters)

Dalam pernyataan resminya, Lescouhier menyebut secara tulus menyesali kejadian itu. Dia ingin meminta maaf atas nama istrinya.

"Tidak peduli seperti apa situasinya saat itu, reaksi istri saya tidak dapat diterima," kata Lescouhier.

Kedutaan Besar Belgia di Seoul mengatakan Xiang saat ini berada di rumah sakit untuk menjalani pemulihan dari penyakit stroke.

Xiang disebut belum bisa memenuhi panggilan kepolisian karena tengah menjalani pemulihan medis dari penyakit stroke yang dideritanya pekan lalu.

"Kami berharap kesehatannya cepat membaik, jadi dia bisa segera membantu penyelidikan polisi dan kita semua bisa melupakan kejadian yang disesalkan ini," kata Lescouhier.

(nvc/nvc)