Umat Islam di Inggris Diimbau Tetap Divaksinasi Selama Ramadhan

BBC Indonesia - detikNews
Jumat, 09 Apr 2021 10:36 WIB
Getty Images
Jakarta -

Para ulama dan pejabat kesehatan di Inggris mendorong umat Muslim agar tetap menerima vaksinasi Covid-19 walaupun sedang berpuasa di tengah Ramadan.

Imbauan ini dikemukakan lantaran adanya keyakinan bahwa umat Muslim yang berpuasa selama Ramadan harus menghindari "apapun masuk ke dalam tubuh" antara subuh hingga maghrib.

Namun, Qari Asim selaku imam di Leeds, mengatakan karena vaksin masuk ke dalam otot alih-alih ke aliran darah vaksin tidak membatalkan puasa. Lagipula, lanjutnya, vaksin mengandung nutrisi.

"Mayoritas cendekiawan Islam berpandangan bahwa menerima vaksin selama Ramadan tidak membatalkan puasa," kata Asim yang mengetuai Dewan Penasihat Nasional Masjid dan Imam, kepada BBC.

Dia berpesan kepada komunitas umat Muslim: "Jika Anda memenuhi kriteria untuk mendapat vaksin dan telah menerima undangan, Anda perlu bertanya kepada diri sendiri: apakah Anda akan menerima vaksin yang sudah terbukti efektif atau membiarkan diri Anda berisiko terjangkit Covid, yang bisa membuat Anda sakit sehingga berpotensi kehilangan momen Ramadan, bahkan dirawat di rumah sakit?"

Baca juga:

Sejumlah lokasi vaksinasi yang dikelola Layanan Kesehatan Inggris (NHS) di Nottingham dan Brighton memperpanjang waktu layanan sehingga umat Islam dapat datang setelah berbuka puasa.

Akan tetapi, Dr Farzana Hussain, seorang dokter umum senior dari The Surgery Project di bagian timur London, mengatakan umat Muslim tidak perlu menunggu matahari terbenam untuk disuntik vaksin.

Dia menambahkan: "Al-Quran mengatakan menyelamatkan nyawa adalah hal terpenting: 'Menyelamatkan satu kehidupan sama dengan menyelamatkan seluruh kemanusiaan'. Karena itu adalah tanggung jawab seorang Muslim yang taat untuk menerima vaksin."

Sejumlah masjid digunakan sebagai lokasi vaksinasi guna meningkatkan jumlah penerima vaksin di kelompok minoritas.

Jajak pendapat Ipsos Mori menunjukkan kenaikan dramatis penerimaan vaksin di kalangan etnis minoritas Briton dari 77% pada Januari hingga mencapai 92% pada Maret. Para responden mengaku telah menerima atau kemungkinan besar akan menerima vaksin.

Sebelum pandemi, acara buka puasa bersama kerap diadakan oleh berbagai komunitas Muslim di Inggris. Kini, meski jamuan buka puasa dibolehkan, penerapan protokol kesehatan harus ditegakkan, antara lain jaga jarak.

Asosiasi Medis Islam Inggris (BIMA) telah merilis panduan bagi semua masid selama Ramadan. Mereka merekomendasikan waktu salat tarawih diperpendek, ventilasi diperbanyak, dan para imam sebaiknya memakai masker ganda guna melindungi jemaah.

Dr Shehla Imtiaz-Umer

DrShehlaImtiaz-Umer mendorong umat Muslim untuk divaksinasi guna melindungi ibadah saat Ramadan mendatang (Dr Shehla Imtiaz-Umer)

Dr Shehla Imtiaz-Umer, seorang dokter umum dan juru bicara BIMA, berkata kepada BBC: "Kami telah menyaksikan banyak penderitaan di komunitas kami akibat pandemi Covid-19 dan kami ingin memastikan Ramadan-Ramadan berikutnya tidak terdampak separah ini.

"Sayangnya Ramadan tahun lalu dan tahun ini masih terdampak. Namun, jika kita terus menerima vaksin dan memastikan kita semua terlindungi, kita bisa memastikan Ramadan berikutnya dapat kembali berjalan normal."

Bagaimana dengan Indonesia?

Majelis Ulama Indonesia telah mengeluarkan fatwa yang menyatakan bahwa vaksinasi Covid-19 tidak membatalkan puasa dan boleh dilakukan oleh Muslim yang sedang berpuasa.

Berdasarkan fatwa tersebut, MUI merekomendasikan agar pemerintah melakukan vaksinasi di bulan Ramadan demi mencegah penularan Covid-19.

Juru bicara vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan RI, dr. Siti Nadia Tarmizi mengatakan vaksinasi di bulan Ramadan akan diselenggarakan dengan memperhatikan kondisi umat Islam yang sedang berpuasa.

"Saya yakin puasa itu walaupun dalam kondisi berpuasa, kondisi tubuh kita tidak berpengaruh terhadap pemberian vaksinasi," ujarnya, seperti dikutip laman resmi Kementerian Kesehatan.

"Untuk vaksinasinya sendiri kita tetap lakukan di pagi hari sampai sore, mungkin dapat juga dilakukan malam hari atau bisa juga dilakukan di masjid pada malam hari, asal tidak mengganggu ibadah di bulan Ramadan," dia menambahkan.

Kemenkes menyatakan tidak ada persiapan khusus untuk melaksanakan vaksinasi di bulan Ramadan, selain istirahat cukup dan sahur dengan makanan bergizi seimbang.

Tonton Video: Kemenkes Buka Opsi Vaksinasi COVID-19 di Malam Hari Saat Ramadhan

[Gambas:Video 20detik]



(ita/ita)