Trump Dijerat Kasus Pajak, Bagaimana Perkembangan Penyelidikannya?

BBC Indonesia - detikNews
Rabu, 24 Feb 2021 15:10 WIB
Jaksa di New York telah menginvestigasi Donald Trump sejak 2018 (Getty Images)
Jakarta -

Penyelidikan kasus kriminal keuangan yang melibatkan mantan presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan keluarganya mendapat momentum pekan ini.

Senin kemarin, Mahkamah Agung AS memerintahkan Trump untuk menyerahkan catatan pembayaran pajak dan keuangan lainnya kepada jaksa di New York.

Keputusan ini menjadi pukulan tersendiri bagi Trump, yang sebelumnya berusaha menghalangi jaksa melihat laporan keuangan itu selama berbulan-bulan.

Catatan tersebut dianggap penting bagi penyelidikan.

Mereka bisa menjadi "kepingan yang cukup penting dari sebuah teka-teki", kata Daniel R Alonso, mantan jaksa federal AS dan negara bagian New York kepada BBC.

Lalu, seperti apa penyelidikan kasus pidana ini, dan seberapa besar artinya bagi kehidupan Trump?

Berikut penjelasannya:

Seperti apa penyelidikannya?

Mari mulai dengan dasarnya.

Ini adalah sebuah penyelidikan kasus kriminal yang masih digarap kejaksaan negara bagian New York.

Cyrus Vance, jaksa wilayah dari kantong suara Partai Demokrat di Manhattan, menjadi jaksa utama dalam penyelidikan ini.

Dia dan timnya hanya melihat kemungkinan adanya unsur kejahatan saat itu.

Trump, yang merupakan politikus Partai Republik, terus membantah melakukan kesalahan dan memberikan kesan penyelidikan ini bermuatan politik.

Donald Trump

Cyrus Vance telah menjadi jaksa utama dalam penyelidikan kejahatan kasus Donald Trump sejak 2018 (Getty Images)

Sebagai bagian dari penyelidikan, Vance menguji ihwal keuangan dan pajak Trump dan bisnis keluarganya, Trump Organization.

Ini merupakan salah satu yang diketahui tentang penyelidikan kasus pidana terhadap Trump. Lainnya adalah tuduhan terhadap Trump terkait percobaan mengubah hasil suara Pemilu Presiden di negara bagian Georgia, akhir November lalu.

Bagaimana penyelidikan ini bisa berlanjut?

Penyelidikan dimulai pada 2018, saat Trump masih duduk sebagai orang nomor satu di Amerika Serikat.

Penyelidikan ini berawal pada pemeriksaan peran Organisasi Trump yang membayar uang tutup mulut kepada dua perempuan, yang sebelumnya mengaku mereka telah berselingkuh dengan Trump. Peristiwa ini terjadi selama kampanye pemilu presiden 2016 lalu.

Michael Cohen - mantan pengacara pribadi Trump - telah dijebloskan ke penjara karena perannya dalam kasus itu pada 2018.

Sementara itu, Jaksa Vance ikut mengkaji apakah Organisasi Trump ini telah melanggar undang undang negara bagian New York terkait uang tutup mulut tersebut.

Jadi hanya sampai di situ? Tidak.

Penyelidikan Vance ini telah meluas untuk mengaitkan kemungkinan kejahatan lainnya.

New York Times, mengutip sumber anonimnya, mengatakan jaksa Vance "telah memeriksa apakah Trump, dan perusahaannya, termasuk karyawannya, telah melakukan penipuan asuransi, pajak dan perbankan, di antara kejahatan lainnya".

Dari sini lah pajak dan catatan keuangan masuk.

Vance memerlukan catatan-catatan ini untuk memastikan apakah ada unsur kejahatan di dalamnya.

Selama berbulan-bulan, dia mencoba untuk mendapatkan pajak penghasilan Trump dan perusahaannya dalam kurun waktu delapan tahun terakhir.

Akhir Juli 2020, Mahkamah Agung memutuskan bahwa catatan Trump ini bisa diperiksa oleh kantor kejaksaan.

Tapi, pihak pengacara Trump menggugat keputusan tersebut. Mereka mengatakan bahwa putusan pengadilan "sangat berlebihan" dan dikeluarkan dengan itikad yang buruk.

Pada Senin kemarin, pengadilan menolak gugatan tersebut.

Donald Trump

Putusan Mahkamah Agung membuka jalan bagi jaksa penuntut untuk menyisir catatan keuangan Trump (Reuters)

Makna dari putusan Mahkamah Agung ini adalah Jaksa Vance dan timnya bisa mengakses catatan keuangan milik Trump, termasuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Artinya cukup besar," kata Alonso tentang putusan itu. "Maksud saya, dalam arti penting dan akan ada banyak dokumen. Dokumen-dokumen ini jumlahnya bisa sampai jutaan."

Sementara itu, Jaksa Vance menanggapi singkat soal putusan ini: "Penyelidikan terus berlanjut."

Di sisi lain, Trump menganggap penyelidikan tersebut sebagai "buruan penyihir politik".

Apa yang bisa diselidiki jaksa dari catatan pajak ini?

Catatan itu akan memberikan jaksa gambaran yang lengkap mengenai perkara keuangan Trump.

Misalnya, jaksa penuntut mungkin bisa menggali teori penyelidikan tertentu, mewawancarai saksi-saksi, dan menentukan apakah ada unsur pelanggaran hukum di dalamnya.

Selain pajak penghasilan Trump, analisis oleh para akuntan dan tim komunikasi mereka dengan para klien bisa dimasukkan dalam tahapan pencatatan, kata Alonso.

"Semuanya itu akan menjadi penting, mengingat tuduhan kesepakatan bisa terjadi di luar catatan," katanya.

Dari putusan pengadilan, Jaksa Vance telah menyebutkan pengemplangan pajak sebagai kejahatan hipotesis, harus ditemukan bukti-bukti yang dapat mendukungnya.

Donald Trump

Jaksa Vance telah menelusuri perkara keuangan Trump dan bisnis keluarganya selama dua tahun terakhir. (Getty Images)

Banyak orang kaya Amerika menggunakan celah untuk mengurangi pajak penghasilan mereka.

Akan tetapi, catatan ini menjadi sangat penting dalam menentukan metode legalitas akutansi yang mungkin digunakan Trump dan perusahaannya.

Ini membutuhkan waktu bagi penyidik untuk mengkajinya. Mengingat hal ini, penyelidikan dapat berjalan melampaui masa jabatan Vance sebagai jaksa wilayah.

Jadi, seperti yang mungkin Anda ketahui, masih banyak yang harus dipecahkan.

Seberapa serius hal ini bagi Trump?

"Ini tak bisa dianggap remeh," kata Alonso. "Jelas, ini penyelidikan yang substansial."

Pada titik ini, tak jelas apakah pihak kejaksaan nantinya akan mengajukan tuntutan pidana terhadap Trump, perusahaannya, atau mitra bisnisnya.

Penyelidikan kemungkinan tidak menghasilkan apa-apa.

Namun, jika jaksa penuntut menemukan bukti adanya kesalahan, proses pidana sangat dimungkinkan.

Di New York, sejumlah jenis penipuan pajak dapat didakwa sebagai kejahatan serius, di mana pelakunya bisa terancam hukuman penjara yang lama.

Secara hipotesis, Trump bisa dipanggil ke pengadilan untuk sidang pidana di New York, jika dia didakwa.

Hasilnya - meskipun secara teori saat ini - akan merusak peluang bagi Trump untuk kembali ke dunia perpolitikan.

Sejauh ini, catatan perpajakan Trump hanya memberi Jaksa Vance untuk memperluas penyelidikannya, tidak lebih.

(ita/ita)