Raih Nobel Perdamaian, WFP Cegah Kelaparan Dijadikan Senjata Perang

BBC Indonesia - detikNews
Sabtu, 10 Okt 2020 13:37 WIB
Oslo -

Penduduk desa di Bhayu, Zimbabwe, September 14, 2016.

WFP mengatakan memberikan bantuan kepada hampir 100 juta orang tahun lalu. (Reuters)

Nobel Perdamaian 2020 diberikan kepada Badan Pangan Dunia, World Food Programme (WFP).

Komite Nobel Norwegia mengatakan WFP bertindak sebagai "penggerak upaya dalam mencegah digunakannya kelaparan sebagai senjata untuk perang dan konflik."

WFP, yang merupakan pemenang ke 101 Hadiah Nobel Perdamaian senilai US$ 1,1 juta (Rp14 miliar) mengatakan "merasa sangat mendapat penghormatan."

Sekitar 107 organisasi dan 211 individu masuk dalam nominasi tahun ini.

Melalui Twitter, WFP mengatakan, "Pengakuan kerja staf WFP yang mempertaruhkan nyawa setiap hari untuk membawa makanan dan bantuan kepada lebih 100 juta anak-anak, perempuan dan laki-laki yang lapar di seluruh dunia."

Ketua WFP David Beasley mengatakan kepada para wartawan bahwa dia terkejut.

"Penghargaan ini tak bisa dipercaya (kami bisa dapat). Inilah saat yang paling menggembirakan dalam hidup," katanya.

"WFP adalah keluarga. Mereka berada di lapangan di tempat-tempat yang paling sulit di dunia, di tempat perang, konflik, cuaca ekstrem. Tak masalah. Mereka di sana dan mereka layak mendapatkan penghargaan ini."

Organisasi Kesehatan Dunia, WHO dan aktivis lingkungan Greta Thunberg termasuk favorit yang akan menang tahun ini.

Berdasarkan ketentuan Yayasan Nobel, nominasi para calon yang mendapatkan penghargaan, tidak dapat diterbitkan selama 50 tahun dan organisasi ini mengatakan spekulasi apapun yang muncul menjelang pengumuman, "hanya perkiraan."

Apa yang dikatakan Komite Nobel?

Ketua Komite Nobel Berit Reiss-Andersen mengatakan melalui penghargaan tahun ini, mereka ingin "dunia mengalihkan mata ke jutaan orang yang menderita atau menghadapi ancaman kelaparan."

"World Food Programme memainkan peranan penting dalam kerja sama multilateral dalam menjadikan ketersediaan pangan sebagai instrumen perdamaian," katanya dalam jumpa pers di Oslo.

Berit Reiss-Andersen mengumumkan pemenang di Oslo.

Berit Reiss-Andersen mengumumkan pemenang di Oslo. (EPA)

Komite Nobel mengatakan COVID-19 menjadikan badan ini semakin penting.

"Pandemi virus Corona menyebabkan meningkatnya jumlah mereka yang kelaparan di dunia," kata komite dalam pernyataan.

"Di tengah pandemi ini, Badan Pangan Dunia menunjukkan kemampuan intensif dalam meningkatkan upaya (menangani kelaparan)," tambah komite.

Sebelumnya, WFP memperingatkan dunia bahwa dunia menghadapi "risiko kelaparan seperti yang disinggung di dalam Alkitab", akibat pandemi ini.

Tugas WFP

Badan PBB ini menyalurkan bantuan pangan ke seluruh dunia. Tahun lalu, WFP mengatakan memberikan bantuan ke sekitar 100 juta orang yang mengalami dan terancam kelaparan di 88 negara.

WFP didirikan pada 1961, menyusul seruan dari Presiden Amerika Serikat Dwight D Eisenhower untuk menyusun "skema yang dapat dijalankan" dalam memberikan bantuan pangan melalui sistem PBB.

Bantuan WFP di Mozambique.

Bantuan WFP di Mozambique. (Reuters)

Beberapa bulan setelah dibentuk, WFP bergerak dalam menyalurkan bantuan untuk korban gempa di Iran utara dengan mengirim gandum, gula dan teh untuk korban selamat.

Sejak itu, badan itu banyak beroperasi di daerah bencana dan konflik di seluruh dunia, termasuk:

Yaman: WFP mengatakan tanggap darurat di Yaman adalah yang paling besar. Tujuannya adalah untuk membantu sekitar 13 juta orang yang terperangkap perang. WFP menuduh para pemimpin daerah mengalihkan bantuan pangan dan bukan untuk sasaran korban kelaparan. Tahun ini, WFP memperingatkan mereka menghadapi kekurangan dana karena sejumlah donor menghentikan bantuan karena khawatir penyaluran terganggu.

Afghanistan: WFP mengatakan tujuan mereka adalah untuk membantu menangani kelaparan serta berkontribusi dalam mencapai perdamaian. Namun, konflik rumit puluhan tahun menimbulkan kesulitan. Beberapa kali, WFP membatalkan bantuan ke sejumlah tempat karena diserang.

Sudan Selatan: Badan PBB ini mengatakan mereka bergerak membantu orang melewati kelaparan dan konflik. Di tengah perang saudara sekitar satu tahun, WFP mengatakan ekonomi Sudan Selatan yang tengah ambruk, produksi pangan turun dan ketergantungan pada impor menyebabkan banyak orang tak bisa mendapatkan makanan bergizi. Pada 2014, salah seorang anggota WFP diculik dengan todongan senjata.

Survei internal WFP tahun lalu menunjukkan setidaknya 28 staf mengatakan mereka mengalami perkosaan atau serangan seksual. Lebih dari 640 lainnya mengatakan mereka adalah korban atau pernah menyaksikan pelecehan seksual. Beasley mengatakan kepada kantor berita Associated Press saat itu bahwa ia menghadapi kesulitan dalam membawa perubahan.

Siapa yang menang Nobel Perdamaian sebelumnya?

Tahun lalu, Perdana Menteri Ethiophia Abiy Ahmed, yang melakukan perjanjian damai dengan Eritrea memenangkan Nobel Perdamaian, mengakhiri kebuntuan selama 20 tahun menyusul perang di perbatasan pada 1998-2000.

Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama meraih Nobel Perdamaian pada 2009 atas "upaya luar biasanya memperkuat diplomasi internasional dan kerja sama masyarakat."

Pemenang lain termasuk mantan Presiden AS Jimmy Carter (2002), aktivis pendidikan anak Malala Yousafzai (menang bersama tahun 2014), Uni Eropa (2012), PBB serta sekretaris jendral saat itu, Kofi Annan (menang bersama pada 2001) dan Ibu Teresa (1979).

Simak juga video 'PBB Ingatkan Kekurangan Pangan Melanda Dunia Akibat Pandemi':

[Gambas:Video 20detik]



(nvc/nvc)