Tak Semua Bisa Diselamatkan, Paus Terdampar di Australia Akan Disuntik Mati

BBC Indonesia - detikNews
Jumat, 25 Sep 2020 16:30 WIB
Jakarta -

Beberapa paus pilot yang masih hidup setelah terdampar di Tasmania, Australia akan disuntik mati, karena tidak dapat diselamatkan, kata para pejabat.

Sekitar 380 paus telah mati dalam kasus terdampar paling parah di negara itu.

Pemerintah Tasmania mengatakan sejauh ini 88 ekor paus telah diselamatkan dan masih ada harapan untuk 20 lainnya.

Namun tim penyelamat mengatakan empat paus yang masih hidup dan terlalu lelah untuk diselamatkan harus disuntik mati karena itu adalah "hal paling manusiawi untuk dilakukan".

"Ini adalah hewan-hewan yang telah kami beri kesempatan, kami telah mencoba melepaskannya tetapi mereka tidak bisa bertahan dengan baik," Kris Carlyon dari Marine Conservation Project menjelaskan.

A stranded whale covered in a wet towelTim penyelamat telah berusaha untuk menjaga para korban tetap basah dan sejuk (BILAL RASHID/REUTERS)

Dia mengatakan tidak ada peluang yang layak untuk melepaskan mereka lagi dengan sukses dan "dalam hal ini tindakan yang terbaik, tindakan paling manusiawi adalah eutanasia".

Keempat hewan tersebut telah diperiksa oleh dokter hewan sebelum keputusan untuk membunuh mereka diambil, "berdasarkan murni pada kesejahteraan hewan".

Apa yang akan terjadi dengan bangkai?

Dengan hampir 400 ekor paus mati di pantai Tasmania, operasi penyelamatan sekarang berfokus pada apa yang harus dilakukan dengan bangkai-bangkai tersebut.

Tubuh hewan-hewan itu bisa dibiarkan di pantai, dikubur di sana, dibawa ke tempat pembuangan sampah, atau dibawa ke laut.

"Kami mulai membuat rencana," Nic Deka dari Layanan Taman dan Satwa Liar Tasmania mengatakan kepada wartawan, Selasa.

"Preferensi kami adalah untuk dibuang ke laut. Kami masih menerima saran ahli tentang di mana tepatnya titik penurunan itu.

"Fokus kami selama beberapa hari ke depan adalah berusaha menahan penyebaran bangkai karena saat paus mulai membusuk, mereka akan membengkak dan mengapung, dan dengan angin dan air pasang mereka akan hanyut."

Dead pilot whale calves on the beach in Macquarie HeadsAnak paus pilot mati di pantai di Macquarie Heads (BILAL RASHID/REUTERS)

Dia memperingatkan bahwa jika bangkai-bangkai itu terbawa kembali ke laut, mereka dapat menimbulkan bahaya navigasi yang signifikan.

Bangkai juga dapat menarik predator seperti hiu dan bahkan menimbulkan masalah kesehatan lingkungan karena pembusukan sejumlah besar hewan dapat mempengaruhi tingkat oksigen dan kehidupan laut.

"Jadi strateginya adalah mengumpulkan dan menahan," jelas Deka.

"Jika kondisinya cocok, kami akan membawa mereka ke laut dan melepaskannya."

Bagaimana dengan paus yang diselamatkan?

Dr Carlyon mengatakan mereka senang sejauh ini bisa menyelamatkan hampir 90 paus.

"Pada hari Senin, saat kami membuat rencana, jika kami mengatakan 90 kami akan sangat senang dengan itu. Kami sangat, sangat senang dengan angka itu," katanya.

Dr Carlyon menambahkan bahwa paus yang diselamatkan sedang dilepaskan ke perairan dalam, pada saat mana "mereka sendirian".

"Pekerjaan pelacakan di masa lalu telah menunjukkan bahwa hewan yang dilepaskan secara individual dapat mengalami reformasi setelah periode tertentu dan berperilaku seperti yang kita harapkan," tambah Dr Carlyon. "Kami berharap mereka membentuk ikatan-ikatan sosial itu lagi."

Bagaimana paus bisa terdampar?

Paus-paus pilot terdampar di wilayah gundukan-gundukan pasir di laut pada sekitaran lokasi yang disebut Macquarie Heads.

Kasus terdampar tersebut adalah salah satu yang terbesar yang pernah tercatat dan melampaui rekor nasional sebelumnya, yaitu 320 paus yang terdampar di Australia Barat pada tahun 1996.

Tidak sepenuhnya dipahami mengapa paus bisa terdampar, tetapi paus pilot dikenal lebih rentan mengalami hal itu. Mereka tidak dianggap terancam punah, meskipun jumlah populasi pastinya tidak diketahui.

MapBBC

Ada berbagai teori mengapa paus bisa terdampar. Beberapa orang mengatakan hewan-hewan itu bisa kehilangan arah setelah mengikuti ikan yang mereka buru ke pantai.

Sementara, ada yang percaya bahwa satu individu pemimpin dapat secara keliru memimpin seluruh kelompok paus ke pantai.

Para peneliti juga percaya bahwa kelompok seperti itu rentan ketika berada di sekitar pantai yang melandai pada area yang luas karena deteksi sonar paus bisa gagal mendeteksi garis pantai di perairan dangkal.

Tonton juga 'Ratusan Paus Terdampar di Tasmania, 88 Ekor Sudah Melaut':

[Gambas:Video 20detik]

(ita/ita)