Jejak Kaki Dinosaurus Banyak Ditemukan di Pantai Wales

BBC Indonesia - detikNews
Senin, 07 Sep 2020 11:08 WIB
Jakarta -

"Jejak-jejak kaki" yang baru saja terungkap diduga sebagai penemuan fosil dinosaurus terbaru di Wales.

Saat ini temuan tersebut sedang diselidiki tim peneliti dari Natural History Museum, Inggris.

Jejak tersebut tercetak di atas bebatuan di pantai di kawasan Penarth, Vale of Glamorgan, Wales.

Enam tahun silam, penemuan prasejarah sudah digali di bagian lain di garis pantai yang sama, termasuk keberadaan fosil dinosaurus yang memiliki kaitan dengan Tyrannosaurus rex.

Cetakan kaki itu tertanam pada bagian bebatuan yang sebelumnya sudah diduga sebagai jejak fosil makhluk prasejarah.

Jika kelak terkonfirmasi sebagai jejak dinosaurus, maka temuan itu merupakan jejak dinosaurus ketiga yang ditemukan di wilayah Wales.

DINOSAURUS

"Jejak pada bebatuan yang kami lihat sekian tahun silam telah muncul ke permukaan, bahkan saat ini jumlahnya makin banyak ketimbang ketika kami melihatnya pertama kali beberapa pekan lalu," kata ahli paleontologi Cindy Howells dari Museum Nasional Wales. (BBC)

"Jika ini memang jejak kaki dinosaurus, hal itu akan sangat, sangat menarik," kata ahli paleontologi Cindy Howells dari Museum Nasional Wales.

"Jejak pada bebatuan yang kami lihat sekian tahun silam telah muncul ke permukaan, bahkan saat ini jumlahnya makin banyak ketimbang ketika kami melihatnya pertama kali beberapa pekan lalu.

"Salah-satu yang terbaru, kelihatannya lebih baik. Kelihatannya lebih meyakinkan sebagai jejak kaki dinosaurus.

"Ini akan menjadi sangat menarik jika nanti terbukti."

Proses untuk memastikan asal jejak itu akan berpusat pada sejumlah faktor, termasuk aspek keteraturan, pola langkah dan wilayah geologi tempat mereka ditemukan.

Tetapi salah satu indikator kunci yang barangkali menunjukkan keaslian cetakan jejak kaki itu adalah pola yang disebut "squelch marks".

DINOSAURUS

"Jejak pada bebatuan yang kami lihat sekian tahun silam telah muncul ke permukaan, bahkan saat ini jumlahnya makin banyak ketimbang ketika kami melihatnya pertama kali beberapa pekan lalu," kata Cindy Howells. (BBC)

"Jika Anda tidak dapat melihat bentuk yang spesifik, sering kali Anda akan melihat fitur lain, seperti satu atau dua jejak kaki dengan pola kiri-kanan," kata Howells.

"Anda juga dapat melihat ukuran dan bentuk lubang-lubang ini dan Anda akan melihat bentuk seperti bingkai roda, yang kami sebut 'squelch marks'.

"Jadi ketika hewan itu meletakkan kakinya di tanah liat, ke dalam lumpur, lumpur menggumpal di sekitar kakinya".

"Sangatlah jarang menemukan jejak kaki baru," tambah Howells.

Periode Jurassic

Mengungkap bukti kehidupan prasejarah di sekitar tebing curam di Vale of Glamorgan, Wales, tidak mengejutkan.

Di area yang sama, jejak-jejak kaki telah diverifikasi di lokasi di pinggir pantai, yaitu dekat Barry dan Porthcawl.

Dan pada 2014 lalu, komunitas pemburu fosil disuguhi penemuan fosil kerangka theropoda pertama Wales di Lavernock Point oleh dua orang bersaudara, Nick dan Rob Hanigan.

Ini adalah area yang siap untuk dijelajahi dan diteliti lebih lanjut, karena pada tebing-tebingnya yang terbentuk pada periode Jurassic banyak mengandung fosil, kata ahli geologi John Nudd dari Universitas Manchester.

"Jumlah fosilnya sangat banyak," ujarnya.

"Di mana pun di pantai ini, Anda pasti akan menemukan potongan-potongan batu era Jurassic dan Anda pasti akan menemukan fosil. Setiap bagian yang Anda lihat hampir memiliki potongan-potongan fosil.

"Pasti ada fosil lainnya. Mereka akan muncul suatu hari nanti."

Prof Paul Barrett, peneliti di Natural History Museum di London, mengatakan penghargaan atas penemuan ini layak diberikan kepada seorang warga lokal, Kerry Rees.

"Kerry mengirim beberapa foto yang mungkin merupakan jalur dinosaurus ke museum. Jejak itu terlihat seiring dengan air pasang dan kami memutuskan bahwa temuan ini menarik untuk diteliti lebih lanjut," katanya.

"Kerry menemukan serangkaian cekungan besar di pantai - yang dalam, bentuknya bundar, dan mengandung banyak ciri jejak dinosaurus, jaraknya terlihat teratur dan ada gumpalan lumpur di pinggirannya, yang sepertinya terbentuk saat sepasang kaki menghunjam ke dalam lumpur atau pasir basah."

Pihak museum berharap akan mendapatkan jawaban pasti tentang apakah tanda-tanda tersebut merupakan jejak dinosaurus dalam waktu dekat.

Adapun rekan Paul Barrett, Dr Susannah Maidment, mengatakan jika jejak tersebut terkonfirmasi, maka jejak tersebut akan menjadi salah satu bukti keberadaan dinosaurus tertua di Inggris.

"Jalur-jalur jejak lainnya yang usianya sama, dan satu kerangka dinosaurus yang masih lengkap, telah ditemukan beberapa mil di sepanjang pantai, yaitu di dekat Barry.

"Jadi, wilayah Wales selatan merupakan kawasan sibuk bagi para dinosaurus pada masa itu," tambahnya.

(ita/ita)