Melbourne Perpanjang Lockdown Meski Ratusan Warga Demo Menolak

BBC Indonesia - detikNews
Senin, 07 Sep 2020 08:21 WIB
Aturan lockdown untuk kedua kalinya diterapkan di Melbourne dan daerah sekitarnya. (Reuters)
Jakarta -

Karantina wilayah (lockdown) ketat di kota Melbourne Australia diperpanjang dua minggu karena jumlah kasus Covid-19 yang belum turun signifikan, kata para pejabat. Keputusan itu diambil meski ratusan warga berdemo menolak aturan tersebut.

Menteri Utama (Premier) negara bagian Victoria Daniel Andrews mengatakan aturan itu akan berlaku hingga 28 September, dengan sedikit relaksasi.

Pelonggaran bertahap akan diterapkan mulai Oktober.

Negara bagian ini telah menjadi episentrum gelombang kedua Covid-19 di Australia, yang menyebabkan 90% dari 753 kematian akibat Covid-19 di negara itu.

Australia, negara dengan populasi 25 juta, telah mencatat total 26.000 kasus.

Wilayah Melbourne raya memasuki lockdown kedua pada 9 Juli setelah ada peningkatan kasus.

Pembatasan perjalanan sejauh 5 km dan jam malam diberlakukan saat toko-toko dan bisnis tutup.

Lockdown tingkat empat ini pada awalnya dijadwalkan berakhir pada 13 September.

Apa saja perubahan barunya?

Jam malam Melbourne akan diperpanjang dari 21:00 menjadi 05:00.

Seorang warga akan diizinkan untuk mengunjungi relasi dekat (support bubble), dan mereka tak akan dibatasi pembatasan perjalanan.

"Hanya ada satu pilihan yaitu menjalankan aturan ini dengan langkah yang stabil dan aman. Kita belum bisa sepenuhnya meniadakan lockdown karena jika itu dilakukan, kita akan menuju ke gelombang ketiga dan kita semua akan kembali dikarantina," kata Andrews dalam konferensi pers.

"Kita tidak bisa membuka wilayah saat ini. Jika kita melakukannya, kita akan kehilangan kendali dengan sangat cepat ... Saya ingin Natal nanti kondisi bisa senormal mungkin, dan ini adalah satu-satunya cara. Langkah ini adalah satu-satunya cara yang membuat kita akan sampai pada titik itu. "

Victoria State Premier Daniel AndrewsAndrews mengatakan negara bagian itu perlu "dibuka dengan cara yang aman" (EPA)

Jika jumlah rata-rata kasus harian berkisar antara 30 dan 50 pada 28 September, kota itu akan memasuki lockdown tingkat tiga.

Pada tahap ini, pertemuan publik akan meningkat menjadi lima orang dari dua keluarga, dan anak-anak sekolah dan sekolah khusus akan kembali ke sekolah secara bertahap.

Jika jumlah rata-rata harian kasus turun di bawah lima pada 26 Oktober, jam malam akan diakhiri.

Di luar wilayah Melbourne raya, negara bagian Victoria lainnya akan mengalami pelonggaran karantina wilayah sedikit lebih cepat.

Mulai 13 September, sebanyak lima orang dari dua rumah tangga akan dapat berkumpul di luar ruangan.

Kolam renang luar ruangan dan taman bermain akan dibuka dan layanan keagamaan dapat dilakukan di luar ruangan dengan maksimal lima orang.

Pengumuman itu datang sehari setelah protes anti-lockdown dihadiri oleh ratusan orang di seluruh Australia.

police grapple a protesterBentrokan terjadi antara polisi dan demonstran. (EPA)

Di Melbourne, sekitar 300 orang berdemo untuk menentang aturan lockdown.

"Tindakan memprotes itu egois dan melanggar hukum. Setiap perilaku dari siapa pun yang berkontribusi terhadap penyebaran lebih banyak virus dan lebih banyak pembatasan tidak diinginkan siapa pun," kata Andrews.

"Orang-orang ingin ini semua selesai dan saya juga menginginkan itu," tambahnya.

Tonton video 'Lockdown Melbourne Diperluas':

[Gambas:Video 20detik]



(ita/ita)