Dampak Corona, Sepasang Kekasih Menikah di Tengah Hutan Swedia-Norwegia

BBC Indonesia - detikNews
Rabu, 22 Jul 2020 17:54 WIB
Oslo -

Pasangan pengantin menikah di hutan

Kedua mempelai awalnya mengira ide menikah ini sebagai lelucon (Philip Nordas)

Sepasang pengantin asal Norwegia dan Swedia memutuskan menikah di perbatasan dua negara mereka - dengan para tamu yang berdiri di masing-masing sisi perbatasan wilayah, dengan pembatasan ketat COVID-19.

Kedua mempelai mengatakan kepada BBC bahwa mereka tak bisa lagi menunggu lama pelonggaran pembatasan COVID-19.

"Kami tidak ingin mengubah jadwal (pernikahan)... semua yang kami inginkan adalah menikah!" kata mereka.

Walaupun, Swedia sudah lebih melonggarkan ketentuan COVID-19, tapi negara-negara tetangganya seperti Norwegia, belum masuk ke dalam daftar negara tujuan yang dapat dikunjungi.

Jadi, apa yang dilakukan kedua mempelai ini adalah mengikat janji setia di tengah hutan wilayah Holebekk, sebelah tenggara Norwegia, tepatnya di perbatasan Swedia.

Mereka berdiri di masing-masing wilayah di perbatasan, yang dipisahkan dengan seutas pitas putih di antara keluarga dan teman-teman mereka.

Wedding guests toast across the border

Philip Nordas

Mempelai perempuan, Camilla Oyjord, awalnya berpikir bahwa ide ini sebuah lelucon, akan tetapi keluarga dan teman-temannya merespons dengan antusias.

''Kami ingin menjadi sepasang suami dan istri! Cinta telah mengalahkan segalanya!" kata dia.

Mempelai pria, Alexander Clern mengatakan mereka tak berpikir ada orang yang akan datang, karena butuh perjalanan jauh untuk sampai ke hutan, tapi mereka senang ternyata ramai kedatangan tamu pernikahan.

Dan ada juga dua tamu yang tak diundang ikut hadir - dua petugas kepolisian yang ingin memastikan kedua belah pihak tidak melewati batas wilayah yang ditandai dengan pita.

''Para petugas kepolisian ini meminta dengan sopan, apakah mereka bisa bergabung dan melihat pernikahan ini. Kami jawab tentu saja bisa," kata pasangan pengantin baru ini.

Pengantin baru di hutan

Pengantin baru kewalahan dengan banyaknya tamu yang datang (Philip Nordas)

Dilaporkan oleh Ilgin Karlidag

(nvc/nvc)