Inggris 'Kemungkinan Besar' Alami Resesi, Angkatan Muda 'Kehilangan Arah'

BBC Indonesia - detikNews
Kamis, 14 Mei 2020 18:53 WIB
Dalam pidato tanggal 10 Mei, PM Inggris Boris Johnson mengatakan mereka yang tak bisa bekerja dari rumah, dipersilakan kembali bekerja. (EPA)
London -

Menteri Keuangan Inggris Rishi Sunak mengatakan "kemungkinan besar" Inggris "mengalami resesi signifikan" bersamaan dengan rilis data yang menunjukkan perekonomian menciut 2% selama tiga bulan pertama tahun 2020.

Dalam wawancara dengan BBC, Sunak mengatakan, "Sekarang kemungkinan besar ekonomi Inggris akan mengalami resesi tahun ini, dan kita sudah berada di tengah-tengah kondisi itu sekarang."

Ekonomi menciut 2% selama periode tiga bulan pertama tahun ini bersamaan dengan pemberlakuan karantina wilayah untuk menangani pandemi virus Corona.

Penciutan itu merupakan laju paling cepat sejak krisis keuangan tahun 2008.

Bank sentral, The Bank of England, sebelumnya memperingatkan bahwa perekonomian Inggris tahun ini sangat mungkin mengalami resesi terburuk, sekalipun karantina dicabut sepenuhnya sebelum akhir September.

Kondisi ekonomi ini semakin menambah beban yang dipikul oleh angkatan kerja muda di Inggris.

Sebagai contoh, Jared Thomas sejatinya sudah tidak tahan lagi untuk kembali bekerja sebagai pemotong pohon.

"Kehidupan semua orang sekarang kacau balau," kata pemuda berusia 26 tahun itu.

'Tak tahu kapan dapat kerja'

Pekerja konstruksi di Inggris

Warga yang tidak bisa bekerja dari rumah sekarang diizinkan untuk kembali bekerja. (Getty Images)

Walaupun mulai sekarang pekerja yang tidak mungkin melakukan pekerjaan dari rumah dibolehkan pergi ke lokasi kerja, Thomas belum tahu kapan para pelanggannya akan memerlukan jasanya lagi sebab mereka juga mengalami kesulitan keuangan.

"Saya benar-benar tidak tahu kapan akan ada permintaan lagi. Saya akan heran jika sudah ada pekerjaan satu bulan atau dua bulan mendatang."

Di waktu menganggur ini, ia berusaha membuat hari-harinya lebih menarik dengan mencoba memasak makanan enak.

Bagaimanapun ia merupakan salah satu orang yang beruntung sebab jika kondisi pulih nanti, Thomas masih punya pekerjaan.

Tetapi tidak demikian dengan Jemma, 16, seorang warga di Fleet, sekitar 60 km dari London.

Ia diberhentikan dari salon perawatan rambut ketika semua salon diperintahkan untuk tutup mulai tanggal 23 Maret padahal ia masih magang.

Akibatnya, Jemma belum mengantongi sertifikat dan itu membuatnya "patah semangat".

Peluang untuk mendapatkan pekerjaan ketika karantina dicabut nanti amat kecil, sebab para pemilik akan sibuk menghidupkan kembali bisnis mereka.

"Mereka akan terfokus pada upaya mengembangkan salon, mereka tidak akan punya waktu mengajari orang-orang baru," kata Jemma kepada program BBC Newsbeat.

"Saya tidak tahu harus berbuat apalagi," ungkapnya.

Angkatan kerja muda sepertinya merasa "begitu kehilangan arah" bahkan setelah virus mereda sehingga ia mengkhawatirkan kondisi kesehatan mentalnya dan sesama pencari kerja.

Diperkirakan akan ada lebih dari satu juta pekerja muda yang menganggur, jika tingkat pengangguran di Inggris meningkat dari angka sekarang 4% ke menjadi 10%, menurut lembaga pemikir Resolution Foundation.

Bagi golongan pekerja muda dengan keterampilan rendah, peluang untuk mendapatkan pekerjaan diyakini berkurang sepertiganya.

Untuk mereka yang baru lulus, peluang mendapatkan pekerjaan turun 13%.

Oleh karena itu, kata peneliti di Resolution Foundation, Kathleen Henehan, banyak lulusan perguruan tinggi "mengambil pekerjaan yang lebih rendah" di sektor retail, perhotelan dan industri pariwisata ketika terjadi krisis keuangan yang lalu.

Penumpang kereta bawah tanah, London

Penumpang mengatakan tidak mungkin mempraktikkan jaga jarak di kereta bawah tanah karena penumpang mulai ramai. (Reuters)

Penerapan karantina di Inggris mulai dilonggarkan pekan ini, khusus untuk wilayah England karena tiga wilayah lain; Wales, Skotlandia dan Irlandia Utara mempertahankan karantina masing-masing.

Sebagian warga yang tidak bisa bekerja dari rumah, mulai Rabu ini (13/05) boleh kembali tempat kerja.

virus corona

BBC

GEJALA dan PENANGANAN: Covid-19: Demam dan batuk kering terus menerus

TIPS TERLINDUNG DARI COVID-19: Dari cuci tangan sampai jaga jarak

PETA dan INFOGRAFIS: Gambaran pasien yang terinfeksi, meninggal dan sembuh di Indonesia dan dunia

VAKSIN: Seberapa cepat vaksin Covid-19 tersedia?

IKUTI LAPORAN KHUSUS TERKAIT VIRUS CORONA

(nvc/nvc)