Ratu Elizabeth II Ucapkan Terima Kasih ke Semua Perawat di Dunia

BBC Indonesia - detikNews
Rabu, 13 Mei 2020 14:12 WIB
PA Media
London -

Ratu Elizabeth II dan para anggota senior keluarga kerajaan Inggris menyampaikan penghormatan kepada seluruh petugas kesehatan di seluruh dunia untuk menandai Hari Perawat Internasional di tengah pandemi virus corona.

Pangeran Wales, Duchess of Cornwall, Duke dan Duchess of Cambridge, Princess Royal, Countess of Wessex dan Princess Alexandra mengambil bagian dalam acara penghormatan itu.

Pangeran Charles mengatakan dirinya berterima kasih kepada para perawat karena "ketekunan" dan "keberanian" mereka.

Sementara Camilla, istri Pangeran Charles, berujar: "Masa-masa luar biasa membutuhkan orang-orang yang luar biasa."

Dalam video berbentuk montase yang dirilis oleh Kensington Palace di media sosial, banyak perawat terlihat mengenakan masker saat mereka berbicara dengan para anggota senior keluarga kerajaan tentang dampak Covid-19.

Dalam satu percakapan, istri Pangeran William, Kate, yang disebut sebagai Duchess of Cambridge, mengatakan:

"Saya tidak tahu bagaimana Anda bisa melakukan ini dan tetap menjalankan peran ini, walaupun ada tekanan luar biasa dan kondisi yang menantang - hal ini menunjukkan betapa pentingnya peran para perawat di seluruh dunia. Anda harus bangga dengan pekerjaan yang Anda lakukan. "

https://www.instagram.com/p/CAF43cYlN3o/

Pada awal video, Ratu Elizabeth II terdengar bercakap-cakap dengan Prof Kathleen McCourt, pimpinan federasi perawat dan bidan di negara-negara anggota Persemakmuran.

Setelah mendapat ucapan Prof McCourt dengan "Selamat siang, Yang Mulia", sang Ratu kemudian berujar: "Ini adalah hari yang penting ... karena jelas mereka [perawat] memiliki peran yang sangat penting saat ini."

Pihak istana meyakini video panggilan ini merupakan audio pertama dari panggilan telepon oleh Ratu yang dirilis untuk umum.

Dalam video panggilan berbeda, pewaris takhta, Pangeran Charles, mengatakan: "Saya dan keluarga saya ingin bergabung dalam ucapan terima kasih kepada para perawat dan semua bidan di seluruh negeri dan, tentu saja, dunia."

'Merasakan cinta'

Catherine dan Sophie berbicara bersama dengan perawat di India, Australia, Malawi, Siprus, Bahama dan Sierra Leone, serta Inggris.

Sophie mengatakan kepada beberapa dari mereka, "Saya harap Anda juga merasakan sebagian dari cinta."

Pasangan ini berbicara dengan perawat yang khusus menangani perempuan saat persalinan, HIV, kesehatan mental, kesehatan perempuan, dan optalmologi (penyakit mata).

Anita Kamara, seorang perawat di pusat kesehatan perempuan di Sierra Leone, mengatakan: "Mendapat kesempatan berbicara dengan Ratu dan keluarga besarnya, merupakan pengalaman yang benar-benar istimewa."

Catherine and Sophie speaking to nurses in Malawi

Catherine dan Sophie berbicara dengan para perawat di Malawi. (PA Media)

Percakapan melalui video ini diselenggarakan oleh Nursing Now, organisasi yang melakukan kampanye global untuk meningkatkan status dunia keperawatan, di mana Catherine merupakan pelindungnya.

Dalam percakapan itu, pimpinan lembaga pelayanan kesehatan Inggris (NHS), Sir Simon Stevens, mengatakan ada lonjakan minat untuk berkarier di dunia keperawatan sejak awal krisis virus corona.

Sir Simon Stevens mengatakan ada peningkatan tiga kali lipat dalam jumlah orang yang membuka halaman keperawatan di halaman karir di situs resmi NHS. Dia menambahkan bahwa setiap anggota baru akan diterima.

(ita/ita)