detikNews
Jumat 09 Agustus 2019, 05:13 WIB

Ini Tardigrade, 'Beruang Air' yang Terdampar di Bulan dan Tetap Hidup

BBC Magazine - detikNews
Ini Tardigrade, Beruang Air yang Terdampar di Bulan dan Tetap Hidup Tardigrade (beruang air) berukuran tak sampai 1 mm, bisa bertahan di suhu 150 derajat Celcius dan dibekukan di suhu 0 derajat
Jakarta - Tardigrade Getty Images Hewan tardigrade atau beruang air ini tak berada di ruang angkasa, tapi mereka terbukti yang bisa selamat dari perjalanan luar angkasa.


Bulan kini mungkin menjadi habitat bagi ribuan hewan asal bumi yang dikenal paling sulit mati, walaupun dibakar atau dibekukan sekalipun.

Tardigrade - disebut juga beruang air - merupakan makhluk berukuran tak sampai satu milimeter yang bisa bertahan ketika dipanaskan di suhu 150 derajat Celcius dan dibekukan di suhu nol derajat.

Hewan ini pergi ke bulan bersama dengan pesawat luar angkasa Israel yang jatuh di bulan April lalu.

Nova Spicak dari Arch Mission Foundation, organisasi yang meletakkan hewan ini pada ekspedisi tersebut, yakin hewan ini masih hidup.

Beruang air ini dibawa dengan cara dikeringkan dan ditempatkan dalam permata topaz buatan.

"Kami percaya kemungkinan tardigrade ini selamat sangat besar," kata Spivack.

Tardigrade berada di lumut, ia juga dijuluki anak babi lumut. Science Photo Library Tardigrade berada di lumut, ia juga dijuluki anak babi lumut.


Arch Mission Foundation membawa rekaman kehidupan di Bumi berupa pengetahuan manusia dan kehidupan biologis yang dikirim ke berbagai lokasi di tata surya, untuk berjaga-jaga seandainya ditemukan kehidupan lain di luar Bumi.

Rekaman ini - mirip dengan DVD dengan 30 juta halaman arsip sejarah manusia - bisa dilihat melalui mikroskop. Di rekaman ini juga ada DNA manusia, dan dibawa bersama robot pendarat di pesawat luar angkasa Israel Bereshet yang mengalami pendaratan darurat.

Bersama dengan rekaman itu dibawa juga tardigrade yang dikeringkan.

Kebanyakan makhluk di bumi tidak bisa hidup lagi sesudah dikeringkan, karena tak mungkin hidup tanpa air.

Anak babi lumut Tardigrade di dalam air Getty Images Hewan ini tidak mati di suhu panas 150C dan suhu dingin beku nol derajat.


Namun beruang air ini bukan makhluk biasa. Hewan yang juga kadang dijuluki anak babi lumut ini bisa dihidupkan kembali sesudah dikeringkan.

Ilmuwan beranggapan bahwa kemampuan tardigrade ini nyaris seperti kekuatan super.

Ketika dikeringkan, tardigrade menarik masuk kepala dan kedelapan kaki mereka, bergelung hingga membentuk bola kecil, serta memasuki kondisi penundaan kehidupan, yang sangat mirip dengan kondisi ketika mati.

Mereka membuang hampir seluruh cairan di dalam tubuh dan metabolisme mereka melambat hingga tingkat 0,01% dari tingkat yang normal.

Ketika mendapatkan air, bahkan satu dekade kemudian, hewan ini bisa hidup kembali.

Tardigrade Getty Images ILUSTRASI - lain kali kalau Anda menatap ke arah bulan, hewan ini mungkin ada dan masih hidup di sana.

Dengan karakteristik ini, ditambah lagi bahwa mereka adalah hewan pertama yang selamat di luar angkasa pada tahun 2007, tardigrade menjadi calon terkuat untuk dibawa dalam rekaman Arch Mission.

"Tardigrade ideal untuk dimasukkan dalam misi ini karena ukuran mereka mikroskopis, dan hewan ini bersel banyak, dan merupakan salah satu bentuk kehidupan paling tahan banting di bumi," kata Nova.

Sekalipun hewan ini selamat dari pendaratan darurat di bulan, sangat kecil kemungkinan mereka hidup lagi jika mereka tidak dimasukkan lagi ke air.

Teorinya, tardigrade ini bisa diambil lagi dan dibawa ke bumi serta dihidupkan lagi untuk mempelajari dampak dari tinggal di bulan.

Bahkan hewan ini bisa jadi sumber film fiksi ilmiah.

Bayangkan karena terjadi suatu hal di luar angkasa ukurannya jadi raksasa dan kemudian menyerang bumi? Jangan-jangan cocok untuk jadi lawan The Avengers.




(jbr/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed