detikNews
Kamis 11 Juli 2019, 14:49 WIB

Kapal-kapal Bersenjata Iran Coba Halangi Tanker Minyak Inggris

BBC World - detikNews
Kapal-kapal Bersenjata Iran Coba Halangi Tanker Minyak Inggris Kapal perang Inggris HMS Monrose mengawal kapal tanker Inggris, Pacific Voyager dalam perjalanan melalui Selat Hormuz, tetapi tidak terjadi insiden. (Reuters)
Teheran - Kapal-kapal bersenjata Iran dilaporkan berusaha menghalangi kapal tanker minyak Inggris di Selat Hormuz, sebelum akhirnya berhasil diusir oleh kapal perang Inggris.

Sejumlah laporan media mengutip para pejabat AS mengatakan kapal tanker itu diminta berhenti di wilayah perairan di dekat Iran, namun kapal-kapal itu kemudian mundur setelah ada peringatan dari kapal perang Inggris.

Iran telah mengancam akan melakukan pembalasan atas penyitaan salah satu kapal tankernya di dekat Gibraltar pada pekan lalu.

Pentagon mengatakan pihaknya mengetahui laporan tersebut, namun sejauh Kementerian Pertahanan Inggris belum berkomentar.

Menurut laporan itu, lima kapal yang diyakini milik Garda Revolusi Iran itu mendekati kapal tanker British Heritage ketika sedang meninggalkan kawasan Teluk.

peta
BBC

Pekan lalu, pasukan angkatan laut Inggris membantu pihak berwenang di Gibraltar merampas kapal tanker minyak Iran karena ada terbukti kapal itu tengah menuju Suriah, sehingga melanggar rangkaian sanksi Uni Eropa.

Sebagai tanggapan, seorang pejabat Iran mengatakan kapal tanker minyak Inggris harus disita jika kapalnya yang ditahan tidak dikembalikan.

Iran juga telah memanggil Duta Besar Inggris di Teheran untuk menyampaikan ketidaksetujuan atas aksi marinir Inggris yang disebut melakukan "pembajakan" kapal tanker Iran.

Dan pada Rabu lalu, Presiden Iran Hassan Rouhani mengejek Inggris, dengan menyebutnya "takut" dan "putus asa" karena menggunakan kapal perangnya untuk mengawal kapal tankernya di Teluk.

Kapal perang Inggris HMS Monrose mengawal kapal tanker Inggris, Pacific Voyager dalam perjalanan melalui Selat Hormuz, tetapi tidak terjadi insiden.

kapal tanker
Pasukan angkatan laut Inggris membantu pihak berwenang di Gibraltar merampas kapal tanker minyak Iran karena ada bukti kapal itu tengah menuju Suriah (Reuters)

Pertikaian terakhir ini terjadi pada saat meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran.

Pemerintahan Trump - yang telah menarik diri dari perjanjian internasional tentang program nuklir Teheran - telah memperkuat sanksi sanksi terhadap Iran.

Sekutu-sekutu terdekatnya di Eropa, termasuk Inggris, belum mengikuti langkah Trump.

Walaupun begitu, hubungan antara Inggris dan Iran juga menjadi semakin tegang, setelah Inggris mengatakan rezim Iran "hampir pasti" bertanggung jawab atas serangan terhadap dua kapal tanker minyak pada bulan Juni.

Inggris juga telah menekan Iran untuk membebaskan warga negara Inggris kelahiran Iran, Nazanin Zaghari-Ratcliffe yang dipenjara selama lima tahun pada 2016 setelah dinyatakan bersalah karena melakukan kegiatan mata-mata, yang berulangkali dia bantah.




(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed