detikNews
Senin 10 Juni 2019, 04:50 WIB

Pencuri di Rusia Curi Besi Jembatan Rel Kereta Api Seberat 56 Ton

BBC Magazine - detikNews
Pencuri di Rusia Curi Besi Jembatan Rel Kereta Api Seberat 56 Ton Pencurian logam di rel kereta api di Rusia (Foto: BBC Magazine)
Jakarta -

Sekelompok pencuri logam memreteli jembatan kereta api di wilayah Arktik Rusia di Murmansk hingga jaksa meluncurkan sebuah kasus kriminal.

Jaksa penuntut setempat mengatakan para pelaku yang tidak dikenal melepaskan struktur logam sepanjang 23 meter dengan berat 56 ton dari jembatan - di pusat bentang utamanya.

Jembatan bekas itu terletak di hutan terpencil dekat permukiman Oktyabrskaya yang sudah ditinggalkan, sekitar 170 km di selatan Murmansk.

Untungnya, jembatan itu tidak digunakan lagi dan relnya sudah lama diangkat, menurut surat kabar milik negara Rossiskaya Gazeta.

Kereta api yang melewati jembatan itu pernah digunakan untuk mengangkut konsentrat unsur-unsur tanah langka dari pabrik terdekat, tetapi ditutup ketika bisnisnya bangkrut pada 2007, kata harian itu.

Warga pertama kali menyadari jembatan yang hilang pada bulan Mei.

Sebuah gambar yang diunggah di jejaring sosial Rusia VK menunjukkan bahwa jembatan itu sudah hilang bagian tengahnya.

Tapi masih dapat dilihat ada sepotong besi tertinggal di tengah sungai, menunjukkan struktur itu pertama kali dijatuhkan dan kemudian dipisahkan sedikit demi sedikit.

'Sakit mata'

Unggahan penulis anonim itu memprediksikan bahwa dua bagian akhir yang tersisa akan menjadi pemandangan yang membuat "sakit mata" untuk waktu yang lama.

"Ah, siapa yang peduli - ini bukan Jerman, dan memulihkan lanskap yang dirusak tidak menjadi agenda utama," tambah penulis.

Pencurian itu diperkirakan menyebabkan kerugian sebesar 600.000 rubel (Rp 132 juta) terhadap perusahaan lokal yang memiliki struktur tersebut, menurut situs web berita Znak.

Pencurian benda-benda logam oleh orang ingin menjual rongsokan untuk nilai sisa mereka telah menjadi masalah di Rusia cukup lama.

Pada tahun 2017, sebuah rudal anti-pesawat era Soviet sepanjang 10m meledak di pusat daur ulang, tampaknya setelah dijual untuk rongsokan.

Dilaporkan oleh Adam Robinson




(haf/haf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed