DetikNews
Kamis 09 Mei 2019, 17:16 WIB

Salah Ketik di Uang Kertas Baru, Otoritas Keuangan Australia Akui Lalai

BBC Magazine - detikNews
Salah Ketik di Uang Kertas Baru, Otoritas Keuangan Australia Akui Lalai Kesalahan ketik itu terdapat pada kata "responsibility" yang ditulis "responsibilty" - tanpa huruf i - dalam teks yang tertera dalam uang kertas tersebut. (Reserve Bank of Australia)
Canberra - Otoritas keuangan Australia mengakui ada kesalahan ketik aliastipo dalam uang kertas pecahan 50 dolar yang belum lama ini diluncurkan.

Kesalahan ketik itu terdapat pada kata "responsibility" yang ditulis "responsibilty" - tanpa huruf i - dalam teks yang tertera dalam uang kertas tersebut.

Uang kertas yang diluncurkan akhir tahun lalu itu sudah diedarkan sekitar 46 juta eksemplar di seluruh wilayah Australia.

Bank sentral, Reserve Bank of Australia (RBA), yang bertanggung jawab atas penerbitan dan peredaran uang, mengakui ada kesalahan tersebut dan berjanji akan memperbaikinya pada cetakan berikutnya.

Uang kertas tersebut menampilkan potret Edith Cowan, perempuan pertama yang menjadi anggota parlemen Australia.

Dan kesalahan ketik itu tertera dalam teks pidato pertama Cowan di parlemen yang ditulis sebagai latar fotonya di uang tersebut.

https://www.instagram.com/p/BxN4PpbBRHj/

"Merupakan tanggung jawab (responsibility) yang besar untuk menjadi satu-satunya perempuan di sini, dan saya ingin menekankan perlunya kehadiran perempuan lainnya di sini," demikian cuplikan pidato Cowan yang dikutip beberapa kali dalam uang kertas itu.

Sejak uang kertas itu diluncurkan pada akhir 2018 lalu, artinya dibutuhkan lebih dari enam bulan bagi seseorang - dengan kaca pembesar - untuk menemukan kesalahan ketik tersebut.

50 dollar note with magnifying glass Kesalahan cetak itu terdapat pada potongan teks pidato Edith Cowan yang tertera dalam uang kertas tersebut. (Reserve Bank of Australia)

Uang kertas 50 dolar Australia paling banyak beredar di negara tersebut dan paling sering ditarik dari mesin ATM.

Salah satu sisi uang kertas itu menampilkan penulis pribumi Australia yang termasyhur, David Unaipon.

Ketika uang kertas itu diluncurkan pada Oktober 2018, otoritas keuangan memasang penanda keamanan baru dalam rancangannya untuk mencegah pemalsuan.

Walaupun ada kesalahan ketik, uang kertas tersebut masih tetap sah berlaku sebagai alat pembayaran.

Barang kali masyarakat Australia berharap agar kesalahan ketik itu tidak terulang lagi dalam cetakan berikutnya.

Dan semoga juga di artikel ini Anda tidak menemukan kesalahan ketik.




(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed