DetikNews
Rabu 08 Mei 2019, 10:23 WIB

Menjadi Misteri Selama 130 Tahun, Lokasi Kuburan 'Manusia Gajah' Ditemukan

BBC Magazine - detikNews
Menjadi Misteri Selama 130 Tahun, Lokasi Kuburan Manusia Gajah Ditemukan Joseph Merrick dikenal sebagai orang yang pintar. (PA)
London - Kuburan yang disebut sebagai tempat peristirahatan terakhir Joseph Merrick, yang di Inggris lebih dikenal dengan sebutan 'Manusia Gajah', diklaim telah ditemukan setelah pelacakan selama hampir 130 tahun.

Merrick mendapat julukan Manusia Gajah karena kondisi yang ia alami, yang membuat jaringan dan tulangnya tidak memiliki bentuk yang normal sebagaimana manusia kebanyakan.

Kelainan bentuk inilah yang membuatnya menjadi anggota pertunjukan keliling.

Di akhir hidupnya ia menjadi bahan penelitian medis.

Merrick meninggal dunia pada 1890 dan tulangnya disimpan di Royal London Hospital, di Whitechapel, London timur, Inggris.

Seorang penulis, Jo Vigor-Mungovin mengklaim jaringan dari badan Merrick dikubur di satu permakaman umum di London timur, sedangkan kerangkanya disimpan.

Siapa Merrick?

Masa remaja adalah masa-masa yang suram bagi Merrick.

Ia menjadi anggota pertunjukan keliling dan namanya sempat terkenal di seluruh Inggris setelah pada 1887, atau tiga tahun sebelum meninggal, ia bertemu dengan anggota keluarga kerajaan, Putri Alexandra.

Setelah pertemuan ini Putri Alexandra mengirim kartu Natal.

Merrick percaya bahwa badannya tumbuh secara tidak normal gara-gara saat dirinya dikandung, ibunya pernah takut dengan gajah.

Dalam beberapa tahun terakhir kehidupannya, ia tinggal di rumah sakit dan para dokter yang merawatnya mengatakan bahwa ia adalah orang yang pintar.

Setelah meninggal, ia dibedah dan kerangkanya diawetkan sebagai contoh anatomi.

Fakta tentang Merrick
  • Lahir pada Agustus 1862 di Leicester, Inggris
  • Kondisinya tidak diketahui sampai ia berusia lima tahun
  • Setelah tinggal di tempat penampungan di Leicester selama bertahun-tahun, ia dihubungi seseorang untuk tampil di pertunjukan keliling pada 1884
  • Setelah dirampok dan di-PHK, ia pergi ke London pada Juni 1886 dan mengontak dokter Frederick Treves
  • Dokter Treves menempatkannya di satu ruangan di rumah sakit di Whitechapel, London timur
  • Ia meninggal 11 April 1890, pada usia 27 tahun, karena kesulitan bernafas akibat beban berat kepalanya sendiri, setelah berupaya berbaring
  • Penyebab kondisi yang ia alami belum pasti, namun para ahli mengatakan ia mengalami kelainan genetik yang langka, sindrom Proteus
  • Kisahnya mengilhami beberapa buku, pertunjukan panggung dan film yang dibintangi John Hurt
Bagaimana kuburannya ditemukan?

Joseph Merrick PA

Vigor-Mungovin, yang menulis biografi Merrick, mengatakan letak kuburan Merrick tidak diinvestigasi secara mendalam karena saat ia meninggal, di London ada beberapa lokasi kuburan yang bisa dipakai sebagai tempat peristirahatannya yang terakhir.

"Saya sering mendapat pertanyaan itu dan biasanya saya hanya menjawab bahwa mungkin kuburannya ada di lokasi di mana para korban Jack The Ripper dimakamkan," kata Vigor-Mungovin.

Jack The Ripper adalah sebutan untuk tersangka pembunuh yang menyasar warga miskin di wilayah Whitechapel.

Vigor-Mungovin mengajukan jawaban itu semata-mata karena Merrick dan para korban pembunuhan tinggal di kawasan yang sama, jadi ada kemungkinan mereka juga dimakamkan di pekuburan yang sama saat meninggal.

Berawal dari analisis ini, ia melakukan investigasi lebih jauh dengan meneliti catatan resmi milik City of London Cemetery and Crematorium di dekat Epping Forest.

Di pekuburan inilah dua korban Jack the Ripper dimakamkan.

"Saya meneliti semua catatan pada pekan-pekan di mana Merrick meninggal dan di situ, di halaman dua, saya menemukan nama Joseph Merrick," kata Vigor-Mungovin.

Vigor-Mungovin mengklaim bahwa catatan yang ia temukan "99% benar".

"Pemakaman dilakukan pada 24 April 1890, ia meninggal pada 11 April," katanya.

Alamat terakhir yang tertera di dokumen adalah rumah sakit di Whitechapel.

Disebutkan bahwa ia meninggal dunia pada usia 28 tahun. "Usia kematiannya yang sebenarnya adalah 27 tahun, tapi memang sering kali orang salah menyebut kapan tepatnya ia lahir," kata Vigor-Mungovin.

Petugas yang menyelidiki sebab-sebab kematiannya bernama Wynne Baxter.

"Semua data ini cocok, tak mungkin kalau hanya sekedar kebetulan," katanya.

Lokasi pasti di mana Merrick dimakamkan "sudah diketahui" dan ada rencana dari pemerintah kota untuk menempatkan semacam tanda peringatan di tempat tersebut, kata Vigor-Mungovin.

"Semoga juga ada tugu peringatan yang sama di kota kelahirannya di Leicester," katanya.

Bagian permakaman pemerintah kota London sejauh ini belum memberikan komentar atau penjelasan.

Ikuti BBC East Midlands di Facebook, Twitter, atau Instagram.




(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed