DetikNews
Sabtu 09 Februari 2019, 10:53 WIB

Raja Thailand: Pencalonan Putri Ubolratana sebagai PM Tidak Pantas

BBC World - detikNews
Raja Thailand: Pencalonan Putri Ubolratana sebagai PM Tidak Pantas Putri Ubolratana yang kini berusia 67 tahun akan maju ke pemilihan dengan sokongan partai yang berkoalisi dengan mantan perdana menteri Thailand, Thaksin Shinawatra. (Getty Images)
Bangkok - Raja Thailand Maha Vajiralongkorn mengeluarkan pernyataan resmi Jumat (08/02) malam yang menyebutkan bahwa pencalonan sang kakak, Putri Ubolratana Mahidol, sebagai perdana menteri dalam pemilu "tidak pantas".

"Keterlibatan anggota inti keluarga kerajaan dalam politik tidak sesuai dengan tradisi, kebiasaan, dan kebudayaan dan karenanya menjadi sangat tidak pantas," kata raja.

Raja juga mengatakan langkah Ubolratana Mahidol "tidak sesuai konstitusi".

Sejumlah kalangan meyakini sikap resmi istana ini pada praktiknya membuat Putri Ubolratana urung terjun di pemilu.

Hanya beberapa jam sebelumnya, Ubolratana yang kini berusia 67 tahun, mengambil langkah mengejutkan dengan menyatakan maju ke pemilihan dengan sokongan partai yang berkoalisi dengan mantan perdana menteri Thailand, Thaksin Shinawatra.

Pemilihan umum Thailand dijadwalkan berlangsung 24 Maret mendatang. Ajang ini dianggap sebagai kesempatan bagi demokrasi Thailand setelah selama lima tahun terakhir berada di bawah pemerintahan militer.

SiapaUbolratanaMahidol?

Lahir tahun 1951, putri pertama almarhum raja Bhumibol Adulyadej ini memiliki nama lengkap Ubolratana Rajakanya Sirivadhana Barnavadi.

Thailand Ubolratana Mahidol memutus kebiasaan keluarga kerajaan Thailand yang menghindari politik. (AFP)

Setelah menikah dengan pria asal Amerika Serikat tahun 1972, dia menanggalkan gelar kerajaannya. Uboratana pun pindah ke AS.

Ketika pernikahan itu berakhir, Ubolratana pulang ke Thailand dan kembali berpartisipasi dalam kehidupan kerajaan.

Ubolratana aktif di media sosial. Ia juga membintangi sejumlah film produksi Thailand.

Ubolratana memiliki tiga anak, salah satunya meninggal tatkala gelombang tsunami menerjang Thailand tahun 2004. Dua anaknya yang lain kini masih menetap di AS.

Putri kerajaan ini terdaftar sebagai calon perdana menteri dari Partai Thai Raksa Chart. Partai ini loyal terhadap keluarga Shinawatra yang kontroversial, yang mendominasi perpolitikan Thailand selama bertahun-tahun.

Thailand
Perdana Menteri Thailand, Prayuth Chan-ocha, akan menjadi pesaing Udolratana dalam pemilu Maret mendatang. (Getty Images)

Yang ikut pemilu?

Perdana Menteri Thailand saat ini, Prayuth Chan-ocha, juga menyatakan bahwa ia akan kembali maju ke pemilihan umum.

Orang nomor satu angkatan darat Thailand yang naik tampuk kekuasaan setelah kudeta militer tahun 2014 itu merupakan kandidat dari Partai Palang Pracharat.

Namun keluarga kerajaan sangatlah dihormati di Thailand dan sangat jarang mendapat kritik. Muncul pertanyaan, apakah kandidat lain mampu menandingi Ubolratana dalam pemilihan umum.

ThailandUbolratana merupakan kakak perempuan tertua Raja Thailand, Maha Vajiralongkorn. (AFP)

Apa dampak jika Ubolratana terjun di dunia politik Thailand?

Pemilihan umum Maret nanti akan menjadi yang pertama kali digelar sejak Prayuth menjadi orang nomor satu Thailand tahun 2014.

Kala itu Prayuth menggulingkan pemerintahan di bawah perdana menteri Yingluck Shinawatra yang dipilih secara demokratis.

Shinawatra bersaudara, baik Thaksin maupun Yingluck, saat ini berada di pengasingan, namun tetap memegang kekuatan di perpolitikan Thailand.

Banyak kelompok di negara itu yang masih loyal kepada mereka.

Pemilihan umum mendatang dipandang sebagai pertarungan antara koalisi Thaksin melawan kekuatan militer.

Tahun 2016, masyarakat Thailand menyetujui konstitusi baru yang digagas pimpinan angkatan bersenjata.

Konstitusi itu disebut didesain untuk melanggengkan pengaruh militer dan menghambat kelompok Thaksin untuk kembali memenangkan pemilu.

Militer Thailand memiliki sejarah panjang dalam intervensi politik.

Sejak era monarki absolut Thailand berakhir tahun 1932, angkatan bersenjata Thailand 12 kali menumbangkan pemerintahan sipil.

Andai saja langkah Ubolratana Mahidol mulus, kehadirannya dianggap sebagai ancaman besar terhadap militer.


(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed