DetikNews
Jumat 08 Februari 2019, 03:58 WIB

Pasangan Rusia yang Juggling Bayi di Malaysia Dibebaskan dari Tahanan

BBC Magazine - detikNews
Pasangan Rusia yang Juggling Bayi di Malaysia Dibebaskan dari Tahanan Aksi turis Rusia juggling bayi di Malaysia
Jakarta -

Kepolisian Malaysia mengatakan pasangan turis Rusia yang ditahan pada Senin (04/02) telah dibebaskan dengan jaminan bersama bayi mereka setelah menjalani pemeriksaan terkait dengan aksi mengayunkan bayi sebagai bentuk pertunjukkan untuk mengamen.

Pasangan berusia 27 dan 28 tahun itu ditangkap setelah beredar video viral yang menunjukkan sang pria beberapa kali mengayunkan bayi perempuan dengan memegangnya di bagian pergelangan kaki dan melemparkannya ke atas.

Aksi mereka yang disebut sebagi bentuk atraksi jalanan untuk mengamen tersebut terekam dalam video yang diambil di kawasan Bukit Bintang, Kuala Lumpur.

Namun tim dokter yang memeriksa kondisi bayi menyimpulkan bahwa bayi itu dalam kondisi baik.

"Kasus ini diselidiki oleh Pusat Penyelidikan Anak Federal. Pasangan itu dibebaskan dengan jaminan setelah para dokter yang memeriksa bayi mendapati bahwa bayi tidak mengalami cedera," kata seorang pejabat kepolisian setempat, M. Gunalan, sebagaimana dilaporkan oleh media Malaysia.

Dana liburan terbatas

Sehari sebelumnya pihak berwenang Malaysia menahan pasangan turis Rusia setelah menerima laporan dari warga terkait dengan tindakan mereka di jalanan.

"Kita menahan pasangan itu setelah polisi menerima laporan tentang tindakan lelaki Russia itu yang melambungkan bayi, untuk menyelidiki apakah ada unsur perlakuan buruk dan dan perkara tidak baik bagi bayi itu," jelas Kepala Polisi Kuala Lumpur, Datuk Seri Mazlan Lazim.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pasangan turis Rusia itu masuk ke Malaysia pada Jumat lalu (01/02) melalui Thailand.

Mereka mengaku sebagai bagpacker atau wisatawan yang dana liburannya terbatas dan sedang berkeliling dunia tanpa uang. Mereka melakukan atraksi jalanan untuk mengumpulkan uang sehingga mereka bisa bertahan dan melanjutkan perjalanan.

Namun setelah insiden itu, pihak berwenang Malaysia memerintahkan kepada pasangan Rusia tersebut untuk tidak mengulangi perbuatannya selama berada di wilayah negara itu.

Sebagian besar warga Malaysia yang berkomentar di Facebook mengaku syok melihat perlakuan yang dialami bayi dan fakta bahwa orang tuanya mencari uang dengan menggunakan bayi.

Satu pengguna media sosial mengatakan senam bayi seperti itu diangap legal di Rusia. Meskipun masih menjadi kontroversi di Rusia, sebagian orang meyakini latihan seperti itu membantu mendorong pertumbuhan bayi lebih cepat.

Beberapa pengguna media sosial lainnya menyampaikan kemarahan atas dugaan bahwa pasangan Rusia itu berkelana di Asia Tenggara sambil mengemis.




(dnu/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed