DetikNews
Selasa 05 Februari 2019, 17:08 WIB

Maskapai Murah Turkmenistan Dilarang Terbang, Ribuan Orang Telantar

BBC Magazine - detikNews
Maskapai Murah Turkmenistan Dilarang Terbang, Ribuan Orang Telantar Getty Images
Ashgabat - Ribuan penumpang menjadi telantar karena pengatur lalu lintas udara melarang terbangTurkmenistanAirlines atas alasan keamanan.

Badan Penerbangan Sipil Inggris (CAA) mengatakan penerbangan dari bandara di Birmingham dan Heathrow di London ke Amritsar, dan Heathrow ke New Delhi - yang terbang lewat Ashgabat, Turkmenistan - dihentikan untuk sementara.

CAA melakukan penindakan setelah European Aviation Safety Agency menghentikan sementara izin terbang di dalam Uni Eropa.

Maskapai ini juga terbang dari Frankfurt dan Paris.

Kementerian Luar Negeri Inggris (FCO) menyatakan Badan Keselamatan Penerbangan Sipil Eropa menghentikan sementara penerbangan maskapai ke dan dari Uni Eropa "sementara menunggu kepastian bahwa maskapai tersebut memenuhi standar keamanan udara internasional".

"Ini berarti penerbangan Turkmenistan Airlines antara Inggris (Heathrow London dan Birmingham) dan Turkmenistan (Ashgabat), tidak memiliki izin untuk singgah di atau terbang dari Inggris," kata FCO.

Penumpang yang menjadi korban diminta menghubungi Turkmenistan Airlines, kata FCO.

Maskapai murah ini menawarkan penerbangan dari Birmingham dan London Heathrow - lewat Asghabat - ke berbagai tempat seperti Bangkok dan Beijing.

CAA mengatakan, "Penumpang yang telah melakukan perjalanan kemungkinan perlu membuat pengaturan pulang".

Air India, British Airways, Jet Airways, Virgin Atlantic dan Turkish Airlines diperkirakan dapat memberikan jalur alternatif.

Bagi orang-orang yang telah memesan tetapi sekarang tidak bisa melakukan penerbangan maka mereka harus menghubungi maskapai untuk mendapatkan pengembalian dana.

"Penumpang yang memesan langsung dengan perusahaan dengan menggunakan kartu kredit atau debit kemungkinan dapat mengajukan ganti rugi terhadap penyedia kartu" kata CAA.

Bagi pihak-pihak yang memesan lewat agen tiket maskapai, harus berbicara dengan agen segera, kata CAA.

Tidak terdapat informasi yang jelas pada situs internet perusahaan yang juga memperlihatkan bahwa pemesanan baru masih bisa dilakukan.




(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed