DetikNews
Minggu 27 Januari 2019, 11:32 WIB

Diduga Terkait Kasus Huawei, Dubes Kanada untuk China Dipecat

BBC World - detikNews
Diduga Terkait Kasus Huawei, Dubes Kanada untuk China Dipecat PM Kanada Justin Trudeau menunjuk John McCallum menjadi duta besar di Cina tahun 2017 lalu
Jakarta - Perdana Menteri Kanada,JustinTrudeau, memecat duta besar negaranya untuk China,JohnMcCallum.

Pemecatan itu menyusul pernyataan kontroversial McCallum tentang ekstradisi Meng Wanzhou, pejabat senior perusahaan telekomunikasi asal Cina, Huawei.

Trudeau mengaku meminta McCallum untuk mengundurkan diri, tapi tak menyebut alasan di balik keputusannya tersebut.

Meng sebelumnya ditangkap di ibu kota Kanada, Vancouver, atas permintaan pemerintah Amerika Serikat.

Hal itu memicu kemarahan Cina, selain menimbulkan ketegangan antara Kanada dan negara tirai bambu tersebut.

Meng merupakan pejabat urusan finansial tertinggi di Huawei. AS menuduhnya melanggar sanksi yang kini berlaku untuk Iran.

Dalam pernyataan tertulis, Trudeau berkata, "Semalam saya meminta dan menerima pengunduran diri John McCallum sebagai duta besar Kanada untuk Cina."

Trudeau mengatakan, diplomat veteran itu secara terhormat telah mengabdi kepada Kanada, termasuk duduk di sejumlah posisi kabinet. Trudeau pun mengungkapkan rasa terima kasih pada bekas bawahannya itu.

Selasa (22/01) lalu, McCallum memicu kontroversi saat menyebut permintaan ekstradisi AS untuk Meng 'cacat'.

Sehari setelahnya, ia mengklaim telah 'salah berbicara' dan menyesali pernyataannya yang menimbulkan 'kekacauan'.

Namun Jumat kemarin, pernyataan McCallum kembali dikutip, bahwa 'situasi akan lebih baik bagi Kanada' jika AS menarik permintaan ekstradisi terhadap Meng.

Kasus yang menjerat Meng belakangan memunculkan tensi diplomatik antara Kanada dan Cina.

Huawei

Reuters

MengWanzhou ditangkap di Kanada Desember lalu.


Awal Januari lalu, seorang warga Kanada bernama Robert Lloyd Schellenberg dijatuhi hukuman mati di Cina dalam kasus penyelundupan obat-obatan terlarang.

Badan peradilan Cina menyebut vonis 15 tahun penjara bagi pria itu 'terlalu lunak'.

Dua warga Kanada lainnya juga ditangkap di Cina tak lama setelah Meng ditahan otoritas Kanada.

Sejumlah pemerhati Cina yakin, penangkapan itu adalah balasan terhadap Kanada. Namun penilaian itu dibantah oleh para pejabat tinggi Cina.

Sementara itu, kejaksaan AS disebut akan segera mengirim permintaan ekstradisi formal kepada Kanada.

Kementerian Luar Negeri Cina mendesak pejabat AS membatalkan rencana mereka serta menahan diri mengajukan ekstradisi.




(rna/rna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed