DetikNews
Jumat 11 Januari 2019, 16:59 WIB

Koper Berisi Uang Rp 2,1 M Dicuri dari Mantan Presiden Zimbabwe

BBC World - detikNews
Koper Berisi Uang Rp 2,1 M Dicuri dari Mantan Presiden Zimbabwe Robert Mugabe dilengserkan dari jabatannya sebagai presiden Zimbabwe pada tahun 2017. (Reuters)
Harare - Sebanyak tiga orang menjalani persidangan diZimbabwe atas tuduhan mencuri sebuah koper berisi US$150.000 (Rp2,1 miliar) milik mantan presidenZimbabwe,RobertMugabe.

Ketiga orang itu diduga telah menghabiskan uang tersebut untuk membeli mobil, rumah, dan hewan ternak.

Salah seorang dari mereka adalah Constantia Mugabe, yang terhitung masih keluarga dengan Robert Mugabe.

Dia diduga memiliki kunci rumah Mugabe yang terletak di Zvimba, dekat Ibu Kota Harare. Dengan menggunakan kunci itu pula, dia dituduh memberi akses masuk kepada dua rekannya.

Saat pencurian terjadi, antara 1 Desember hingga awal Januari, dua orang tersebut diperkerjakan sebagai tenaga pembersih.

"Johanne Mapurisa membeli Toyota Camry dan rumah seharga US$20.000 (Rp281 juta) setelah insiden," kata jaksa penuntut umum, Teveraishe Zinyemba, di pengadilan.

"Saymore Nhetekwa membeli Honda... dan hewan ternak termasuk babi dan sapi dengan harga yang tidak diungkap."

dollar Dollar Amerika Serikat. (Reuters)

Mugabe, kini 94 tahun, dipaksa lengser dari jabatannya oleh militer Zimbabwe pada 2017.

Pada saat itu, dia telah berkuasa selama 37 tahun. Pertama sebagai perdana menteri dan belakangan sebagai presiden.

Sohor karena pernah menyatakan bahwa sebuah negara tidak bisa bangkrut, Mugabe dituduh menikmati gaya hidup mewah di kala ekonomi Zimbabwe sedang terpuruk.

Mata uang dollar AS dihargai tinggi di Zimbabwe, walau secara teori mata uang Zimbabwe diklaim setara dengan dollar AS.

Sejak tak lagi menjadi presiden, Mugabe kesulitan berjalan dan menghabiskan selama berbulan-bulan untuk berobat di Singapura.

Tidak jelas apakah dia sedang berada di rumah saat pencurian terjadi.

Ketiga tersangka itu telah dibebaskan menggunakan jaminan. Kantor berita AFP melaporkan orang keempat masih buron.




(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed