DetikNews
Senin 19 November 2018, 09:40 WIB

Trump Tinjau Kerusakan Akibat Kebakaran Hutan California

BBC World - detikNews
Trump Tinjau Kerusakan Akibat Kebakaran Hutan California
California -

Presiden Amerika Serikat Donald Trump tiba di California untuk meninjau langsung upaya penanganan kebakaran terdahsyat dan yang paling mematikan dalam sejarah negara bagian tersebut.

Kebakaran hutan itu telah menelan setidaknya 71 korban jiwa.

Sementara itu, lebih dari 1,000 orang dilaporkan hilang dan petugas menyebut jumlah itu bisa bertambah.

Saat berkunjung ke kota Paradise, Trump menyebut dia "sangat sedih" dan mengulangi kembali ucapannya yang menekankan 'manajemen hutan yang buruk' sebagai penyebab kebakaran besar tersebut.

"Kita harus memperbaiki manajemen pemeliharaan hutan dan kami akan akan bekerja sama dengan kelompok pemerhati lingkungan," katanya. "Saya pikir, dengan demikian, kebakaran separah ini tidak akan kembali terjadi."

Di sisi lain, pakar lingkungan menyebut cuaca, perubahan iklim dan peningkatan populasi merupakan faktor utama yang menyebabkan kebakaran.

Petugas masih terus berusaha memadamkan titik api di beberapa lokasi, termasuk Camp Fire, yang merupakan titik api terbesar, selain di Woolsey Fire di dekat Los Angeles yang telah menewaskan setidaknya tiga orang.

Selain itu, masalah gangguan kesehatan pun mulai mencuat. Warga mengeluhkan wabah norovirus di pengungsian, selain buruknya kualitas udara dan kabut asap yang memicu masalah pernapasan.

Problem lainnya, prediksi hujan deras yang akan segera datang, memang bisa membantu memadamkan api, namun juga bisa menyebabkan banjir lumpur dan longsor di lereng yang sudah kehilangan vegetasi akibat kebakaran.

Bagaimana sambutan terhadap Trump?

Presiden Trump disambut oleh Gubernur California Jerry Brown dan penggantinya, Gavin Newsom. Keduanya merupakan politikus Partai Demokrat dan kerap berargumentasi dengan Trump.

Namun dalam cuitannya di Twitter, Gubernur Brown menyambut hangat kehadiran Trump.

"Ini adalah momen kita semua bersatu untuk membantu warga California," cuit Brown.

Donald Trump and council member Judy Jones
Presiden Donald Trump mengunjungi lokasi kebakaran di kota Paradise yang luluh lantak akibat kebakaran. (AFP)


Sementara, di Paradise, Trump memuji kerja keras dinas pemadam kebakaran, layanan tanggap darurat juga pemerintah lokal dalam menangani bencana.

"Sangat sedih melihat ini semua. Saat ini, yang terpenting adalah merawat mereka yang terluka akibat bencana ini," katanya.

Di sisi lain, tidak semua orang menyambut hangat kunjungan Trump ke Paradise. Salah seorang warga membawa poster bertuliskan "Dungu: kami mengalami kekeringan" untuk menyambut sang presiden.

Bagaimana kondisi terakhir kebakaran California?

Hingga Jumat (16/11) jumlah korban tewas meningkat hingga 71 orang. Korban terbanyak berasal dari Paradise yang luluh lantak akibat kebakaran.

Tim forensik militer dan anjing pelacak terus mencari korban di antara puing-puing kebakaran. Kebakaran kini sudah memasuki hari ke-delapan.

A man and a cadaver dog look for human remains in a burnt-out car
Anjing pelacak dikerahkan untuk membantu pencarian jenazah korban kebakaran California. (AFP)


Sheriff Butte County Kory Honea menyebut jumlah orang hilang di daerahnya melonjak hingga 1.011 orang dari 631 orang yang dilaporkan 24 jam sebelumnya. Dia menyebut angka tersebut bisa jadi bertambah atau bahkan berkurang.

"Informasi yang saya berikan masih berupa data mentah dan kemungkinan besar ada nama yang sama dalam daftar, jadi jumlahnya bisa berubah," katanya.

Map showing where the fires are
Lokasi titik api kebakaran hutan California (BBC)


Honea menyebut sebagian besar dari daftar orang hilang tersebut bisa jadi baik-baik saja, namun tidak sadar mereka dilaporkan hilang atau belum bisa melakukan kontak dengan keluarganya.

Di sisi lain, petugas pemadam kebakaran menyebut titik api terparah di Camp Fire sudah berhasil dikendalikan hingga 50%, namun mereka membutuhkan waktu hingga akhir bulan untuk memadamkan seluruh kebakaran.

Umumnya, "musim kebakaran hutan" California terjadi saat musim panas hingga awal musim gugur, namun kini pakar memperingatkan kebakaran hutan bisa terjadi sepanjang tahun.

Tingkat kelembaban yang rendah, suhu angin yang terus menghangat, dan permukaan tanah yang kering setelah lima bulan tanpa hujan bisa memicu kebakaran besar.

Graphic showing how this wildfire in California compares to previous deadly fires in the state Infografis kebakaran paling mematikan di California. (BBC)



(nvc/nvc)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed