Pernikahan Norah dan Malcolm Yates yang berusia 74 tahun--diselenggarakan di sebuah hotel dekat kediaman mereka, pada Selasa (16/10).
Mempelai perempuan yang dulunya bekerja sebagai juru masak di sekolah, sebelumnya pernah dua kali menikah. Dia berstatus janda ketika berjumpa dengan Yates yang berstatus duda dalam sebuah acara menari pada era 1980-an. Dan sejak itulah, "mereka hidup bersama".
- Kisah haru mempelai perempuan yang mendatangi pusara mendiang tunangannya
- Gara-gara terlempar dari kasur saat hubungan seks, perempuan Inggris lumpuh
- Pria 95 tahun dengan lima cucu dan seorang cicit mengaku sebagai gay dan ingin punya pacar
Pernikahan itu sendiri dapat terselenggara setelah Yates yang merupakan mantan supir bus melamar Norah awal tahun ini.
"Saya merasa seakan baru berusia 20 tahun," ujar Norah.
Norah dan Malcolm Yates bertemu dalam sebuah acara menari pada era 1980an. (BBC)Upacara pernikahan mereka pun mengundang senyum hadirin. Sang mempelai perempuan tiba pada acara dengan diiringi lagu Dancing Queen-nya ABBA.
Berkat bantuan seorang pemuda yang mendorong kursi rodanya, dia muncul di hadapan sekitar 30 kerabat dan teman.
- Menikah 69 tahun, pasutri meninggal dunia bergandeng tangan
- Sebelum keduanya wafat, pasutri ini bergandengan untuk terakhir kali
- Bagaimana usia memengaruhi selera makan Anda
Setelah upacara selama 30 menit itu selesai dihelat, Norah ditanya bagaimana perasaannya menjadi pengantin baru.
"Menjadi pengantin? Oh indahnya. Oh, menjadi pengantin... benar-benar indah."
NorahYates tiba di acara pernikahannya dengan diiringi laguDancingQueen (BBC)Ditanya apakah menjadi pengantin sepadan dengan lamanya waktu yang ia habiskan untuk menantinya, dia menjawab: "Tentu saja. Saya bahkan bersedia menunggu lebih lama lagi dari itu."
"Tidak ada yang tidak dia lakukan untuk saya. Saya tidak bisa tanpa Malcolm Dia spesial, sangat spesial," ujarnya.
(ita/ita)









































