Shudu Gram, Tiga Supermodel Bukan Manusia yang Sedang Populer

Shudu Gram, Tiga Supermodel Bukan Manusia yang Sedang Populer

BBC Magazine - detikNews
Kamis, 13 Sep 2018 10:33 WIB
Shudu Gram, Tiga Supermodel Bukan Manusia yang Sedang Populer
Sekilas ketiga orang ini tampak seperti manusia biasa, namun ternyata mereka adalah model virtual. (BBC)
Jakarta - Shudu disebut sebagai 'supermodel digital pertama di dunia' dan kini model digital tengah jadi perbincangan di dunia mode dan periklanan.

Akankah mereka menggantikan peran model manusia?

Sekilas tiga model ini seperti manusia biasa, namun siapa sangka sosok mereka adalah rekaan digital.

"Saya terinspirasi membuat Shudu dari banyak supermodel yang saya lihat sedari kecil, Naomi Campbell, Iman, Alek Wek, dan Grace Jones," kata Wilson.

"Saya terinspirasi membuat Shudu dari banyak supermodel yang saya lihat sedari kecil, Naomi Campbell, Iman, Alek Wek, dan Grace Jones," kata Wilson.

Model berkulit hitam dengan tinggi badan semampai layaknya supermodel yang lenggak-lenggok di berbagai catwalk terkenal dunia itu itu merupakan ciptaan fotografer dan seniman visual, Cameron James-Wilson.

"Saya terinspirasi membuat Shudu dari banyak supermodel yang saya lihat sedari kecil, Naomi Campbell, Iman, Alek Wek, dan Grace Jones," kata Wilson.

Wilson Cameron James-Wilson, seorang fotografer dan seniman visual yang menciptakan model-model digital. (BBC)

Lebih lanjut Wilson mengungkapkan inspirasi utama Shudu adalah Barbie dari Afrika Selatan yang berkulit gelap yang menurutnya paling memesona.

Namun nyatanya kehadiran Shudu, model kreasi Wilson ini tak lepas dari kritikan.

Model virtual Wilson berharap kehadiran Shudu bisa mengedukasi banyak orang untuk mendalami dunia tiga dimensi. (BBC)

"Awalnya saya berpikir Shudu bisa menjembatani perbedaan antara kenyataan dan fantasi dan saya mendapat banyak kritik karena itu," tutur Wilson menanggapi kritik yang diarahkan padanya.

Banyak kalangan yang menyebut Shudu akan mengambil alih pekerjaan di dunia modeling bagi model perempuan berkulit gelap.

"Tapi, kritik itu juga memicu perdebatan tentang topik-topik yang justru penting, topik tentang representasi, ketersediaan pekerjaan di berbagai bidang, juga kesempatan bagi perempuan berkulit gelap," lanjut Wilson.

Model digital Inspirasi utama Shudu adalah Barbie dari Afrika Selatan yang berkulit gelap. (BBC)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengaku adanya perdebatan itu justru membuatnya senang.

Permintaan model digital semakin meningkat bukan hanya di dunia mode tapi juga periklanan

Wilson mengatakan, semua kalangan masih harus menunggu, apakah ini bisa mempengaruhi pekerjaan di dunia modeling atau tidak.

"Saya harap kehadiran Shudu bisa mengedukasi banyak orang untuk lebih tertarik mendalami dunia tiga dimensi," pungkas sang kreator.

(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads