Satu-satunya Karya Mural Banksy di Skotlandia Direstorasi

Satu-satunya Karya Mural Banksy di Skotlandia Direstorasi

BBC Magazine - detikNews
Senin, 13 Agu 2018 05:32 WIB
Mural yang diciptakan untuk sebuah pameran di The Arches pada tahun 2001 (Foto: FARCO)
Mural yang diciptakan untuk sebuah pameran di The Arches pada tahun 2001 (Foto: FARCO)
Glasgow -

Restorasi sedang berlangsung untuk karya-karya awal dari seniman mural Banksy yang tanpa sengaja dicat dengan emulsi abu-abu di klub malam Glasgow, Skotlandia.

Mural tersebut, yang menampilkan monyet yang membawa senapan dan mengenakan tutu, serta Mona Lisa di dalam bingkai, dibuat Banksy sebagai bagian dari sebuah pameran yang digelar tahun 2001.

Namun sayangnya, mural tersebut secara tak sengaja ditutup pada 2007 dan dibiarkan begitu saja sampai klub tersebut kembali buka pada 2015.

Sebuah tim restorasi akan menghabiskan waktu lima bulan untuk mengungkap hasil kerjanya.

Banksy menciptakan karya-karya tersebut, yang juga menampilkan kata-kata "Every time I hear the word culture I release the safety on my 9 mm" ketika dia memulai kariernya sebagai seniman grafiti.

Karya-karya ini ditampilkan sebagai bagian dari pameran "Peace is Tough" pada Maret 2001, bersama Jamie Reid, yang terkenal karena menciptakan sampul album Sex Pistols Never Mind The Bollocks yang ikonik.

Banksy restoration BBC

Pekerjaan yang melelahkan ini diperkirakan akan memakan waktu hingga lima bulan untuk diselesaikan. Tapi enam tahun kemudian, dan lama setelahBanksy memantapkan dirinya sebagai seniman internasional, mural-mural itu ditutupi dengan emulsi abu-abu selama pekerjaan perbaikan di klub malam.

Ketika klub dibuka lagi pada tahun 2015, pemilik kemudian memutuskan untuk mengembalikan mural dan menjualnya untuk melunasi utang klub.

Chris Bull, direktur teknis di Fine Arts Restoration Co (Farco), yang melakukan restorasi, mengatakan bahwa mural adalah satu-satunya karya mural yang dibuat oleh Banksy di Skotlandia.

Dia menambahkan bahwa restorasi ini adalah pekerjaan yang memakan waktu. Untuk merestorasi karya itu, mereka menggunakan pelarut untuk mengupas lapisan cat abu-abu.

"Ini adalah pekerjaan yang sangat teknis dan itu perlu dilakukan oleh seorang profesional, tetapi itu mungkin.

"Ketika Anda menghapus cat abu-abu dan menemukan karya seni di baliknya, itu sangat berguna."

The Arches BBC

Sebuah proyektor memantulkan karya asli mural ke dinding untuk membantu tim mengembalikan mural ke kejayaan masa lalu mereka. Dia mengatakan kombinasi pelarut digunakan untuk melunakkan cat sebelum dapat dikupas.

Bahan-bahan kimia itu harus dinetralisasi sehingga tidak merusak karya seni. Pemilik baru dari tempat tersebut, Argyle Street Arches, mengatakan mereka sekarang ingin menyelamatkan karya-karya untuk bangsa.

Mereka telah menugaskan Farco untuk menyelesaikan restorasi dan telah meluncurkan pengumpulan dana untuk membiayai proyek tersebut Setelah restorasi selesai, karya akan dipajang secara permanen.



(dkp/dkp)