Polisi Jerman Selamatkan Seorang Pria dari Teror Bayi Tupai

Polisi Jerman Selamatkan Seorang Pria dari Teror Bayi Tupai

BBC World - detikNews
Sabtu, 11 Agu 2018 16:23 WIB
Polisi Jerman Selamatkan Seorang Pria dari Teror Bayi Tupai
Bayi tupai jatuh tertidur setelah lelah mengejar si penelepon (EPA/KARLSRUHE POLICE)
Berlin - Polisi Jerman datang menyelamatkan seorang pria yang dikejar oleh bayi tupai.

Petugas polisi di kota Karlsruhe menanggapi panggilan permintaan bantuan dari seorang warga dan ketika mereka tiba makhluk tersebut masih mengejar si penelepon.

Tupai itu akhirnya berhasil ditangkap setelah tiba-tiba tertidur.

Sebuah laporan polisi mengatakan hewan pengerat yang gigih itu kini telah menjadi maskot baru mereka, dan dijuluki Karl-Friedrich.

Menurut laporan itu, bayi Karl-Friedrich sedang dirawat dengan baik di pusat penyelamatan hewan.

Polisi Karlsruhe kemudian mengunggah cuitan soal insiden itu di akun twitter mereka pada Kamis lalu, dengan lebih banyak detail dan foto pelaku 'teror'.

https://twitter.com/Polizei_KA/status/1027564703172706304

Biasanya, tupai mengejar manusia ketika membutuhkan makanan atau bantuan.

Juru bicara polisi Christina Krens mengatakan kepada The Guardian, tupai yang kehilangan induknya dapat memusatkan perhatian mereka pada satu orang yang dianggap sebagai pengganti ibunya.

"Ini bisa sangat menakutkan," katanya, menegaskan bahwa si penelepon "pasti merasa agak terancam."

Karl-Friedrich the squirrel Polisi Karlsruhe mengatakan tupai akan menjadi maskot baru mereka (EPA/KARLSRUHE POLICE)Karl-Friedrich the squirrel Karl-Friedrich aman dan dirawat dengan baik di pusat penyelamatan hewan (EPA/KARLSRUHE POLICE)

Serangan tupai tidak selalu begitu jinak.

Pada bulan Juli tahun lalu, otoritas New York memperingatkan pengunjung Taman Prospect untuk menghindari tupai " yang menyerang lima orang dalam waktu satu minggu.

Tahun lalu, seorang bocah berusia tiga tahun di Cornwall, Inggris ditemukan berlumuran darah, setelah sebelumnya digigit oleh sekumpulan tupai.

(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads