Foto-foto satelit kelompok pemantau Korut, 38 North, memperlihatkan pembongkaran lokasi peluncuran Sohae. Hal ini mengindikasikan Pyongyang memenuhi janji kepada AS pada Juni lalu.
- Trump beberkan isi surat Kim Jong-un yang 'sangat bagus'
- Kim-Trump tandatangani 'kesepakatan': Hubungan AS-Korut akan berbeda sama sekali
- Kim Jong-un 'kehilangan kata-kata' ketika menginspeksi sejumlah proyek Korea Utara
Pada pertemuan antara Presiden AS, Donald Trump, dan Pemimpin Korut, Kim Jong-Un, Juni lalu, kedua pemimpin menandatangani perjanjian menuju "denuklirisasi menyeluruh di Semenanjung Korea".
Tidak dijelaskan bagaimana Pyongyang akan menyingkirkan senjata nuklirnya.
Trump juga mengatakan Kim telah berikrar untuk menghancurkan lokasi uji mesin, namun tidak merinci lokasi yang dimaksud.
Kurangnya rincian ini pula yang membuat pertemuan kedua pemimpin di Singapura memunculkan gelombang kritik.
Namun, pada Senin (23/7), Trump mengaku dirinya "sangat bahagia" dengan kemajuan dalam hubungan dengan Korut. Menurutnya, Pyongyang belum pernah meluncurkan rudal atau menggelar uji nuklir selama sembilan bulan terakhir.
Korut telah menjalankan uji coba nuklir sebanyak enam kali. Yang paling baru terjadi pada September 2017.
BBC
Tonton juga video: 'Duh! Roket Jepang Ini Meledak Usai Lepas Landas'
(nvc/nvc)











































