DetikNews
Senin 11 Juni 2018, 14:30 WIB

China Sediakan Lajur Khusus Untuk Para 'Zombie Ponsel' di Jalanan

BBC Magazine - detikNews
China Sediakan Lajur Khusus Untuk Para Zombie Ponsel di Jalanan Jalur sepeda dan pejalan kaki tampaknya tidak lagi cukup - kota Xi'an memiliki jalur sendiri untuk para 'maniak ponsel.' (The Paper)
Beijing -

Para pengguna ponsel seringkali merasa harus melihat pesan atau menerima telepon sambil berjalan kaki, sehingga membahayakan keamanan banyak pihak. Sebuah kota di utara Cina dilaporkan menyediakan lajur khusus di di salah satu ruas jalan utama untuk para 'zombie ponsel' itu.

Jalur ini diperuntukkan bagi para 'phubber' pejalan kaki yang melangkah lambat karena harus melihat ponsel, tanpa menghiraukan sekelilingnya.

Menurut Shaanxi Online News, trotoar khusus yang terletak di sepanjang Yanta Road di kota Xi'an itu diberi cat berwarna merah, hijau dan biru, dengan lebar 80 sentimeter dan panjang 100 meter. Di sepanjang jalur itu terdapat gambar ponsel untuk membedakannya dari jalur pejalan kaki biasa.

Shaanxi Online menyebutkan bahwa, sebuah pusat perbelanjaan besar di depan jalan itu, sejak sebulan sebelumnya mendesak pembuatan jalur itu.

Dikatakan banyak kendaraan yang kerap menyeruduk trotoar, yang ramai dengan para pejalan kaki yang mungkin tidak memperhatikan lingkungan sekitar.

Situs berita The Paper mewawancarai warga setempat yang menyambut baik diperkenalkannya jalur tersebut.

Seorang warga bernama Wei Xiaowei mengatakan, ini pertama kalinya ia melihat hal seperti itu dan ia pikir itu "cukup bagus".

"Semua orang yang berjalan di sini menganggap bahwa jalur ini sangat aman: di sisi lain jalan ada mobil dan berbagai kendaraan lain."

Sedangkan warga lainnya, Hu Shuya, mengatakan: "Kehidupan anak muda saat ini bergerak cepat, dan mereka selalu melihat ponsel mereka. Jalur ini membuat kita tenang- mereka yang sering melihat ponsel menganggap jalur ini merupakan bentuk perlindungan . "

Namun, ada juga yang kebingungan melihat jalur ini, seperti terlihat di mikroblog populer Sina Weibo. Salah satu pengguna mengatakan, bahwa ketertarikan para remaja terhadap ponsel dewasa ini "sama merajalelanya dengan kecanduan opium di masa Dinasti Qing".

Kalangan lain mengatakan, bahwa para pengguna ponsel sudah seperti "orang buta", dan pengguna lainnya melihat bahwa para phubbers yang menggunakan jalur ini mungkin masih berisiko bertabrakan satu sama lain.




(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed