DetikNews
Jumat 08 Juni 2018, 08:37 WIB

Pria AS Ini Terbangun dari Tidur dan Tak Mengenali Istrinya

BBC Magazine - detikNews
Pria AS Ini Terbangun dari Tidur dan Tak Mengenali Istrinya
Texas -

Adam dan Raquel Gonzales sudah hidup bersama selama lima tahun ketika pada suatu pagi dia terbangun dan tidak lagi mengenali Raquel - Adam kehilangan semua ingatan tentang pernikahannya. Tetapi istrinya berkeras untuk tetap bertahan.

Pada dini hari bulan September 2016 Raquel yang masih mengenakan piyama memasuki ruang duduk dan mendapati suaminya kebingungan melihatnya. Adam berbicara kepadanya seolah-olah Raquel adalah orang yang tidak dikenal, tanpa ada tanda-tanda cinta. Dia sepertinya tidak mengetahui siapa dirinya.

"Saya bertanya: 'Apakah Anda tahu ada di mana? Apakah Anda tahu sekarang tahun berapa? Tahu nama saya?' Dan dia menjawab 'Tidak' atas semua pertanyaan itu," kata Raquel.

"Saya menyadari semakin banyak saya bertanya, dia akan semakin bingung."

Raquel berusaha meyakinkan Adam bahwa ini adalah rumahnya, dia adalah istrinya dan mereka telah memiliki tiga anak. Adam kemudian mulai menangis.

"Saya perlu Anda untuk menemukan bukti identitas saya, di mana telepon saya dan kartu identitas diri saya?" katanya.

Raquel meminta Adam untuk berpakaian dan segera membawanya ke rumah sakit. Dia khawatir ada hal yang tidak beres dengan pembuluh darah di otak Adam.

Ketika Adam membuka pintu lemari, dia bertanya, "Dimana setelan jas saya?"

Raquel menjelaskan dia tidak memiliki setelan, karena dia bekerja sebagai pelatih kebugaran pribadi.

Adam berpakaian dan dengan enggan mengikuti perempuan yang tidak dia kenal ke rumah sakit.

Raquel tetap memperlakukan Adam dengan lembut - karena dia mengetahui Adam pernah mengalami masalah ingatan sebelumnya, ketika seorang perempuan berusaha membunuhnya.

----------

Pada tahun 2011, saat berumur 35 tahun, Adam bekerja sebagai pimpinan cabang perusahaan raksasa telekomunikasi AT&T. Dia juga seorang pemimpin gereja yang taat di Lubbock, Texas, Amerika Serikat.

Setelah kegagalan pernikahan pertamanya, dia membina hubungan baru yang kemudian berakhir dengan buruk. Pacar barunya memukul bagian belakang kepala dengan besi dan begitu dia jatuh, menggantung Adam di langit-langit garasi - membiarkannya sekarat.

Jantungnya berhenti berdetak sebanyak tiga kali dalam perjalanan ke rumah sakit, tetapi dia mendapatkan bantuan pernafasan dari parademis. Adam mengalami koma selama empat bulan.

"Ketika sadar, saya tidak mengenal diri saya sendiri - Saya tidak tahu bahwa saya telah menikah, bercerai dan memiliki dua anak," kata Adam.

Dia dirawat selama setahun di rumah sakit, belajar berjalan dan berbicara kembali. Tetapi ingatan tentang kehidupan sebelumnya tidak kembali.

Baru beberapa bulan sesudahnya Adam diperkenalkan kembali ke anak laki-laki dan perempuannya. Ternyata sangat berat baginya untuk bertemu kembali dengan mereka.

"Bagaimana seorang ayah, seorang bapak, bisa melupakan anak kandungnya sendiri?" katanya.

Ketika dia akhirnya kembali di rumah, tempat tinggalnya penuh dengan foto dan piala kemenangan yang tidak pernah ia ingat. Masa lalunya sudah hilang.

"Saya berusaha memahami si Adam ini. Apa saya bisa menyamainya?"

Dia tidak bisa kembali ke pekerjaan sebelumnya dan khawatir dirinya tidak lagi bisa membiayai gaya hidupnya.

"Saya bahkan tidak ingat mengapa saya kuliah," katanya. "Buktinya ada bahwa saya pernah ada di kampus, tetapi bagaimana saya bisa di situ, bagaimana saya bisa bertahan, sulit dibayangkan."

Dia memutuskan pindah tempat tinggal dan memulai kehidupan baru. Adam pindah ke Phoenix, Arizona dan bekerja sebagai teknisi kabel.

----

Saat itulah dia mulai kencan di internet dan tahun 2012 mulai mengirim pesan ke Raquel, manajer pemasaran berumur 30 tahun dengan satu anak perempuan.

Mereka sepakat untuk bertemu di sebuah restoran kecil di Phoenix. Raquel duduk di meja pertama, menunggu Adam tiba, tetapi 30 menit kemudian dia masih belum muncul. Akhirnya dia menelepon - dari restoran yang salah.

"Dia minta maaf dan merendah, saya pikir: 'Semua orang melakukan kesalahan," kata Raquel. Apalagi dia memang menyukai logat Texas yang dimiliki Adam.

Adam akhirnya muncul, memakai jaket kulit dan jeans.

"Dia tidak berusaha tetapi tetap saja dia kelihatan begitu keren, dia sangat ganteng," kata Raquel.

"Saya tidak bisa berhenti menatapnya - dia berlesung pipit dan senyumannya sangat manis," kata Adam.

Mereka cocok dan mulai lebih sering bertemu.

Setelah beberapa bulan pacaran, mereka tinggal bersama dengan anak-anaknya dan pada bulan Juli 2015 menikah di sebuah kapel kecil di luar Phoenix.

Tetapi ingatan empat tahun hidup bersama tersebut hilang pada pagi hari di bulan September 2016.

Ketika Adam di rumah sakit menjalani sejumlah tes, dia menghubungi satu orang yang dia tahu dapat dipercaya - ibunya. Dia menenangkan Adam bahwa dirinya memang cinta kepada Raquel dan menikahinya.

"Dia mencintaimu. Anda saya restui," kata ibunya kepada Adam.

"Jadi saya mulai lebih mempercayainya dan mulai menanyakan berbagai hal," kata Adam. "Hal ini membuat saya gembira dan muncul sedikit misteri tentang siapa sebenarnya perempuan yang benar-benar menarik ini."

Mereka mulai pacaran dan kembali mengenal diri masing-masing di rumah sakit, bertemu di tempat sepi dan ngobrol sambil makan roti lapis keju bakar di kafe.

"Kami menjadi 'gila' suatu malam dan akhirnya berjalan ke bawah untuk membeli makanan dari mesin," kata Raquel.

"Dia memperlihatkan foto di telepon genggam tentang apa yang di masa lalu saya namakan MySpace tetapi sekarang menjadi Facebook - sangat menarik," kata Adam.

"Hal-hal yang menggelikan terjadi - seperti ketika dia mengatakan, 'Apa Anda punya surat nikah kita?' dan tentu saja saya memilikinya," kata Raquel.

Dia memang masih dalam proses mengganti namanya agar sama dengan Adam, jadi hal itu ada di dalam tasnya. Dia mengambilnya dan Adam tertawa.

"Saya pikir dia mulai 'melihat' perempuan yang dia nikahi," katanya.

Tetapi tidak semua hal terjadi secara positif. Adam pernah memutuskan untuk putus saja dan bahkan mengatakan, "Saya tidak tertarik dan Anda sama sekali tidak membuat saya bergairah."

Ketika mendengar itu, Raquel berdoa.

"Sulit untuk mencintai seseorang ketika mereka tidak mengetahui siapa Anda dan mereka tidak bisa mencintai Anda," katanya.

-----

Tetapi Raquel melakukan segala cara.

Ketika Adam pulang dari rumah sakit, Raquel berusaha mengambil hatinya dengan belajar memasak - sebelumnya Adam yang lebih sering memasak.

Dia menyaksikan bagaimana Raquel adalah seorang ibu dan istri yang baik. Anak-anak mereka juga baik hubungannya.

Raquel berusaha menyenangkan diri sendiri dengan mengatakan sifat dasar Adam tidaklah berubah.

"Di rumah sakit, Adam akan menoleh dan mengatakan, "Jika Anda istri saya, saya pikir kita bisa berciuman," katanya. "Ini masih suami yang saya nikahi - dia selalu ingin mendapatkan ciuman gratis. Adam selalu suka main mata."

"Itu adalah cahaya kecil harapan yang mengatakan: "Ini adalah pria yang Anda nikahi - dia hanya lupa tahunnya," kata Raquel.

Anak-anak juga telah menemukan cara untuk mengatasi perubahan mendadak dalam kehidupan mereka.

Abby berusia 12 tahun, Lulu 15 tahun dan Elijah berumur 17 tahun ketika Adam hilang ingatan untuk kedua kalinya di tahun 2016.

"Mereka saling menjaga dan saya pikir mereka menjadi lebih perhatian," kata Raquel.

"Kadang-kadang Anda tidak menyukai saudara perempuan Anda saat masih remaja, tetapi ketika sesuatu terjadi Anda bergantung kepada saudara, Anda bergantung ke saudara kandung," katanya.

Anak-anak perempuan membantu kesembuhan ayah mereka dengan mengajarkan cara berolahraga yang sebelumnya diajarkan oleh Adam sendiri.

"Lihat, ini apa yang kita lakukan dulu! Anda yang mengajarkan kami latihan ini," mereka mengatakan kepada Adam.

"Saya pikir saya benar-benar menghabiskan waktu dengan baik bersama mereka di tempat kebugaran," katanya.

Kemudian tiba-tiba, satu hari di bulan Desember 2016 - tiga bulan setelah serangan amnesia - Adam terbangun dan berbicara ke Raquel dengan menggunakan nada cinta yang dikenalnya. Dia meminta maaf atas sesuatu yang terjadi tiga tahun sebelumnya, ketika mereka masih berpacaran.

Raquel menoleh ke Adam dan bertanya apakah dia mengetahui siapa dia.

Dia berkata, "Bagaimana saya bisa melupakan Anda? Kamu Raquel, milik saya."

"Sayang, begitu banyak hal yang saya harus ceritakan," katanya.

Hari itu adalah hari kerja dan Raquel adalah satu-satunya pencari nafkah, jadi dia harus berangkat. Dia meminta Adam untuk mengantar anak-anak perempuannya ke sekolah.

Adam mengamati untuk mengetahui apakah anak-anaknya memang sudah siap. Mereka lebih tua dari ingatannya dan tentu saja dia tidak mengetahui letak sekolah mereka.

Setelah diberitahu arah ke sekolahnya, Adam meminta Lulu untuk memasukkan alamat rumah di GPS supaya dia tidak tersesat.

-----

Adam sekarang telah mengingat banyak hal, tetapi periode selama tiga tahun tetap terlupakan, termasuk peristiwa penting seperti pernikahannya dengan Raquel.

Dia juga tetap lupa sudah pernah membawa keluarganya berlibur ke Disneyland di tahun 2013.

"Saya selalu ingin pergi ke Disneyland tetapi saya selalu sibuk bekerja," katanya.

"Semua hal itu tidak pernah kembali dalam ingatan."

Raquel dengan perlahan mengumpulkan berbagai peristiwa penting keluarga, dengan harapan hal ini akan memperkuat ingatan Adam.

Dia mengatakan dirinya akan dengan senang hati mengulangi apa yang sudah dialami pasangan ini - tidak seorangpun mengetahui apakah hal itu mungkin terjadi.

Para dokter telah melakukan semua tes - MRI, pemindaian CAT, echocardiogram - tetapi mereka tetap tidak mengetahui penyebab hilang ingatan yang kedua.

Pasangan ini sekarang melihat ke masa depan. Salah satu anak mereka sudah tidak tinggal di rumah karena sudah berkuliah dan mereka berencana memperbarui janji pernikahan tahun depan.

Adam sudah kembali bekerja di gereja dan menjadi pastor.

"Saya benar-benar belajar tentang bagaimana berserah diri sepenuhnya kepada Tuhan dan meyakini Anda dapat mengatasi perjuangan yang paling beratpun," katanya.

"Terjadi keindahan baru dalam pernikahan kami yang saya pikir tidak ada sebelumnya," kata Raquel.

"Pernikahan kami telah menghadapi hujan dan badai perubahan, dan berhasil mengatasi semua hal itu - apa ada cara yang lain untuk menguji sebuah hubungan selain menyaksikan keruntuhan semuanya?

"Kehidupan saya sama sekali berubah dan ini adalah sebuah bencana yang indah."



Saksikan juga video 'Kisah Menyentuh Remaja yang Di-bully karena Penyakit Langka':

[Gambas:Video 20detik]




(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed