DetikNews
Rabu 06 Juni 2018, 13:20 WIB

Selfie Pria Berlatar Belakang Perempuan Cedera Gemparkan Italia

BBC Magazine - detikNews
Selfie Pria Berlatar Belakang Perempuan Cedera Gemparkan Italia Pria berswafoto dengan latar belakang petugas yang sedang membantu korban yang ditrabrak kereta api di Piacenza, Italia utara. (ANSA/GIORGIO LAMBRI/QUOTIDIANO LIBERTA)
Roma -

Ketika seorang perempuan Kanada ditabrak kereta api di Italia utara, para petugas medis langsung memberi perawatan di pinggir rel kereta api.

Namun saat mereka sedang bekerja, seorang pria malah berswafoto atau berselfie di peron dengan latar belakang perempuan yang cedera itu dan para petugas yang membantunya.

Foto tersebut langsung memicu kemarahan meluas.

Aksi swafotonya diabadikan oleh seorang fotografer berita yang mengeluhkan, 'kita sama sekali sudah kehilangan etika'.

Polisi kemudian menangkap pria bersangkutan dan meminta agar dia menghapus foto selfie itu.

Adapun perempuan Kanada yang ditabrak kereta api belakangan di bawah ke rumah sakit dan kakinya harus diamputasi.

Pemeriksaan atas pria yang berswafoto di Stasiun Piacenza menyatakan bahwa dia tidak melakukan kejahatan.

Namun fotonya saat beraksi selfie yang dramatis tadi diterbitkan di halaman depan beberapa koran Italia dan membuat banyak pengguna media sosial 'tidak percaya' pada kejadian itu.

Koran Corriere della Sera melaporkan pria muda bersangkutan sepertinya membuat tanda V untuk Victory atau kemenangan dengan satu tangan saat berswafoto dengan tangan satu laginya.

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10156351320667487&set=a.10150293901997487.361411.677647486&type=3&theater

Kolom komentar di La Stampa menulis 'kanker yang merusak internet'. Pria yang berswafoto itu tidak buruk, tulis komentator Antonella Boralevi, namun dia mematikan jiwa serta karakternya dan menjadi 'otomat internet'.

Pembawa acara radio, Nicola Savino, mengatakan kepada para pendengarnya bahwa ras manusia 'sedang berlari menuju kepunahan' sementara seorang pengguna Twitter menulis, "Tidak ada lagi yang bisa mengejutkan saya."

Giorgio Lambri -fotografer yang mengabadikan adegan pada 26 Mei tersebut- menulis pengalamannya untuk edisi Minggu koran lokal di Piacenza, Liberta, dengan judul "Barbarisme yang tidak diharapkan, swafoto di depan tragedi'.

Dia juga membagi kisahnya di Facebook dengan judul berbeda 'Houston, we've got a problem' atau 'Houston kami menghadapi masalah' -mengutip percakapan radio antara astronot Apollo 13 dengan pusat kendali NASA di Houston.

Lambri memberi tahu pihak berwenang tentang aksi swafoto tersebut sehingga dia belakangan berhasil diidentifikasi.

Namun masih belum jelas kenapa perempuan muda asal Kanada itu bisa sampai ditabrak kereta api.

Laporan-laporan menyebutkan sistem penutup pintu kereta api tidak berfungsi sehingga dia mungkin terjatuh dari kereta api karena membuka pintu di sisi yang salah.

Bagaimanapun ada juga dugaan bahwa dia bergegas untuk masuk ke dalam kereta yang akan meninggalkan stasiun.




(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed