Perempuan berusia 22 tahun, yang enggan disebut namanya, melahirkan bayi perempuan Sabtu (19/5) lalu di Fernando de Noronha. Ia mengaku tak tahu tengah mengandung dan kaget atas situasi itu.
Fernando de Noronha berada di sisi timur Brasil, berjarak 370 kilometer dari Natal, ibu kota negara bagian Rio Grande do Norte. Pulau itu didiami 3000 jiwa, tapi tak memiliki bangsal persalinan.
- Kisah seorang bayi yang dilahirkan empat tahun setelah kedua orang tuanya meninggal
- Pulau Inggris ini terletak di ujung dunia dan dihuni 30 orang saja
- Susui bayi saat ujian, perempuan Afganistan dapat beasiswa
"Jumat malam lalu saya merasakan sakit. Ketika saya beranjak ke kamar mandi, saya melihat sesuatu keluar di antara kaki saya," ujarnya seperti dilansir surat kabar O Globo.
"Lantas ayah sang bayi itu datang dan mengurusnya. Ternyata memang seorang bayi, perempuan. Saya terkejut," tuturnya.
Tak lama setelah kejadian itu, sang bayi dilarikan ke rumah sakit.
Pemerintah setempat membenarkan kelahiran tersebut.
"Sang ibu yang tak ingin identitasnya dipublikasikan telah bersalin di rumah. Keluarga perempuan itu mengaku mereka tak menyadari kehamilannya," demikian pernyataan otoritas setempat.
- Dicari istri asal Asia untuk pria dari 'surga terakhir di Bumi'
- Pada 1925, kota terpencil di Alaska diselamatkan dari wabah mematikan oleh anjing
Untuk merayakan kelahiran bayi yang jarang terjadi, penduduk lokal berinisiatif membantu keluarga perempuan itu. Mereka dilaporkan menyumbangkan baju untuk sang bayi.
Fernando de Noronha kerap dibicarakan karena memiliki sederetan pantai terindah di dunia. Pulau itu juga terkenal atas kehidupan satwa liar di taman laut nasionalnya.
Kura-kura laut, lumba-lumba, paus, dan sejumlah burung langka secara rutin muncul di pulau tersebut. Karena kerentanan cagar alamnya, pemerintah mengontrol dengan ketat jumlah populasi manusia di daerah itu.
(ita/ita)










































