Rusia Pamerkan Tank Robot Saat Parade Kemenangan Perang Dunia II

BBC World - detikNews
Selasa, 08 Mei 2018 17:09 WIB
Moskow -

Militer Rusia akan memamerkan tank yang dapat dikendalikan dari jarak jauh dalam parade peringatan Hari Kemenangan Perang Dunia II pada Rabu (09/05).

Tank Uran-9 yang dilengkapi roket anti-tank, dapat mengunci target secara otomatis, dan dikendalikan dari jarak 3 km merupakan satu dari sekian banyak sistem persenjataan yang ditampilkan pada parade untuk menghormati jutaan rakyat Rusia yang gugur melawan Nazi Jerman.

Peranti canggih lainnya adalah robot kendaraan penyapu ranjau bernama Uran-6.

Baik Uran-6 maupun Uran-9 telah teruji dalam pertempuran di Suriah. Khusus mengenai Uran-6, robot itu dimanfaatkan untuk menyapu ranjau di titik konflik Palmyra, Aleppo, dan Deir al-Zour.

Laman berita Rusia Gazeta.ru, yang mengutip Wakil Menteri Pertahanan Yuri Borisov, menyebut Uran-6 bisa dikendalikan dari jarak sejauh 1 km sehingga memungkinkan pasukan pemerintah aman bergerak menuju area kekuasaan pemberontak Suriah.

Uran-6 demining vehicle in action Uran-6 bisa dikendalikan dari jarak sejauh 1 km dalam medan pertempuran di Suriah. (Mil.ru/facebook)

Peranti berikutnya adalah sepeda motor roda empat yang bisa ditumpangi dua orang. Kendaraan AM-1 itu dirancang untuk pasukan infanteri atau satuan elite dalam misi pemantauan dan serbuan mendadak di gurun, rawa, dan daratan bersalju.

Russian troops on small new jeep, 6 May Victory Day rehearsal Kendaraan AM-1 khusus digunakan pasukan infanteri atau satuan elite dalam serbuan. (Mil.ru/facebook)Russian troops on small new jeep, 6 May Victory Day rehearsal Panji-panji yang dibawa pasukan pengendara AM-1 merujuk masa Perang Dunia II. (Reuters)

Militer Rusia juga berencana memamerkan drone bernama Korsar, yang bisa digunakan untuk serangan roket, pemantauan, dan pengantaran pasokan.

Drone yang tahan di semua cuaca itu diklaim bisa terbang selama 10 jam, sejauh lebih dari 160 km, dan pada ketinggian 6 km.

Menurut Borisov, militer Rusia punya berbagai jenis drone, namun hanya dua yang dipamerkan, yakni korsar dan tipe mirip helikopter bernama Katran.

Korsar drone Korsar bisa dipasangi roket. (Mil.ru/facebook)

Jika cuacanya bagus, pawai tersebut akan diramaikan oleh sejumlah pesawat tempur, pesawat pengebom, dan helikopter.

Untuk pertama kalinya, pesawat MiG-31 bisa mengangkasa dengan dilengkapi roket Kinzhal anti-kapal dan berkecepatan hipersonik.

MiG-31s with Kinzhal missiles Uji terbang pesawat MiG-31 dengan membawa roket Kinzhal. (Mil.ru/facebook)

Rusia juga hendak membanggakan pesawat siluman Su-57 atau yang juga dikenal dengan sebutan T-50.

Beragam peranti itu telah dikerahkan Rusia untuk membantu Presiden Suriah, Bashar al-Assad, dalam menumpas kelompok pemberontak, termasuk ISIS.

Russian stealth fighter, 2011 Pesawat Su-57 diplot untuk menggantikan MiG-29 dan Su-27. (AFP) (ita/ita)