DetikNews
Jumat 20 April 2018, 17:05 WIB

Trump Diduga Akan Pecat Penyidik Kasus Rusia, AS Antisipasi Kerusuhan

BBC World - detikNews
Trump Diduga Akan Pecat Penyidik Kasus Rusia, AS Antisipasi Kerusuhan
Pittsburgh -

Kepolisian Kota Pittsburgh sedang bersiaga menghadapi kerusuhan jika Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memecat penyidik khusus, Robert Mueller.

Sebuah memo dari seorang kepala polisi setempat menginstruksikan para anggotanya membawa peralatan anti huru-hara "sampai pemberitahuan lebih lanjut".

Email itu menyebut Trump "diyakini" akan segera memecat Mueller sehingga mendorong terjadinya protes 'skala besar.'

Robert Mueller memimpin penyelidikan terhadap dugaan campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden AS 2016.

Namun pejabat kota Pittsburgh mengatakan persiapan kepolisian hanyalah tindakan kesiagaan, bukan karena mereka sudah tahu tentang tindakan yang akan dilakukan Trump.

"Unjuk rasa akan berlangsung semi-spontan dan sangat mungkin terjadi cukup mendadak," tulis komandan polisi Victor Joseph dalam email yang diperoleh oleh CBS News.

"Mulai hari Kamis, semua petugas diminta membawa seragam lengkap dan semua peralatan pelindung (peralatan anti huru-hara) sampai pemberitahuan lebih lanjut."

Investigasi yang dilakukan Robert Mueller juga menyelidiki apakah ada kolusi antara tim kampanye Trump dan agen-agen Rusia untuk mempengaruhi pemilihan presiden 2016 yang dimenangkan Trump.

Presiden Trump menyangkal telah melakukan kesalahan apa pun, dan telah berulang kali mengungkapkan kefrustrasiannya terkait penyelidikan itu.

Direktur Keselamatan Publik Pittsburgh, Wendell Hissrich, mengatakan bahwa merupakan hal yang biasa bagi petugas untuk mempersiapkan kemungkinan kejadian atau ancaman.

"Dalam kasus ini, kami belum mengkaji kredibilitas potensi gangguan, dan kami tidak memiliki pengetahuan tentang proses pengambilan keputusan presiden."


Apakah rakyat Amerika akan turun ke jalan?

Anthony Zurcher, BBC News, Washington

Masih diragukan bahwa banyak orang telah memadati Pittsburgh sebagai lokasi utama kerusuhan jika Donald Trump memecat penyelidik khusus Robert Mueller.

Betapapun, dengan banyak petisi, seruan, dan rencana yang beredar di media sosial yang menjanjikan terjadinya demonstrasi massal jika pemecatan terjadi, mungkin setiap wilayah metropolitan penting AS harus memiliki rencana kesiagaan darurat.

Kemungkinan bahwa Mueller atau bosnya, Rod Rosenstein, bisa mendapatkan 'pemecatan kepresidenan' bergeser-geser selama beberapa minggu terakhir, antara bisa jadi, barangkali, hingga mungkin, seiring dengan penyelidikan yang mulai mengarah kepada Donald Trump. Kondisi ini menyebabkan suhu politik makin panas

Bar chart showing opinion poll on Mueller inquiry
BBC


Pekan lalu, setelah terjadinya penggeledahan terhadap kantor pengacara pribadi presiden, spekulasi mencapai tingkat demam.

Donald Trump sendiri belum berbuat banyak untuk meredam kemungkinan memecat Mueller.

Dalam sepekan terakhir dia justru menembakkan rentetan cuitan yang menuding penyelidikan itu merupakan perburuan, menekankan lagi pernyataan bahwa "tidak ada kolusi" dengan Rusia dan secara terbuka bermain dengan seruan untuk memecat Mueller.

Pernyataannya pada hari Rabu bahwa Rosenstein dan Mueller "masih (bekerja) di sini" meskipun dugaan dia akan memecat mereka telah muncul berbulan-bulan, tidak dengan sendirinya menghentikan spekulasi.

Tetapi apakah rakyat Amerika akan bangkit jika Trump bergerak soal ini? Mereka tidak bergerak setelah presiden memecat Direktur FBI James Comey dalam tindakan yang sama mencengangkannya.

Tetapi barangkali kelompok liberal akan lebih siap saat ini. Jika demikian, tampaknya, polisi Pittsburgh akan siap.

Kelompok advokasi kalangan Demokrat, MoveOn.org telah mengatur persiapan demonstrasi di Pittsburgh jika Mueller dipecat. Tetapi menurut CNN, tidak jelas apakah memo polisi itu didasarkan pada rencana unjuk rasa tersebut.

"Kami bersiaga di Pittsburgh untuk mengatasi dengan cepat dan tegas terhadap tindakan nyata menghalang-halangi penegakan hukum," tulis grup itu di laman online mereka, seraya menambahkan bahwa unjuk rasa darurat direncanakan di kota-kota besar di seluruh AS.

Pittsbrugh Post-Gazette melaporkan, sejauh ini lebih dari 2.300 orang telah mendaftar untuk berpartisipasi dalam unjuk rasa.

Walikota Pittsburgh, Bill Peduto, menegaskan bahwa memo itu telah dikirim ke para petugas polisi.

Di Twitter, ia menanggapi kritik terhadap langkahnya, dengan mengatakan bahwa memo itu adalah email internal dan mereka tidak memiliki informasi dari pihak Gedung Putih tentang tindakan apa yang mungkin diambil oleh presiden.

"Teori konspirasi itu benar-benar gila," kata walikota.




Sementara itu, Ketua kalangan Republik di Komite Kehakiman Senat AS mengatakan panel akan mempertimbangkan RUU untuk melindungiMueller dari pemecatan.

Pemimpin Mayoritas Partai Republik, Mitch McConnell, memperingatkan dia akan memblokir langkah itu sejak sangat awal.




(nvc/nvc)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed