DetikNews
Kamis 01 Maret 2018, 13:18 WIB

Salju Tebal dan Cuaca Super Dingin di Eropa Tewaskan Puluhan Orang

BBC World - detikNews
Salju Tebal dan Cuaca Super Dingin di Eropa Tewaskan Puluhan Orang
London - Jumlah korban tewas akibat cuaca dingin dan membekukan yang terus menerjang sebagian besar benua Eropa, terus bertambah.

Gelombang dingin dan salju tebal masih akan berlangsung, dan akan diperparah oleh datangnya Badai Emma.

Puluhan orang dilaporkan tewas di berbagai penjuru benua ini - banyak di antaranya meninggal disergap cuaca dingin saat mereka tidur nyenyak.

Di London, Inggris, seorang pria ditemukan meninggal di sebuah danau yang membeku.

Di Belanda, seorang pria 75 tahun tewas akibat jatuh membentur es saat berseluncur es, dan dinyatakan meninggal di rumah sakit.

Tapi terlepas dari bahayanya, banyak warga Eropa yang justru menikmati cuaca yang membekukan itu.

Weriskles Inacio (left) and Matheus Pires, from Sao Paulo, Brazil, take a selfie with their snowman Weriskles Inacio (kiri) dan Matheus Pires, dari Brasil, menikmati salju pertama dalam hidup mereka di Dublin, bersama orang-orangan salju yang diberi nama Clayton. (PA)

Berbagai kegiatan rekreasi, hiburan dan olahraga musim dingin langsung marak di seluruh Eropa, mulai dari bermain ski salju di jalanan dalam kota di Inggris dan Prancis, hingga seluncur es dan kereta salju di negara-negara yang sebelumnya langka mengalami salju.

Resor tepi pantai di selatan Prancis dan utara Spanyol - yang dalam cuaca paling rendah di musim dingin pun biasanya suhunya masih jauh di atas titik beku - mengalami hujan salju yang langka.

A Siberian tiger enjoys the snow at the Yorkshire Wildlife Park in Doncaster, South Yorkshire, as heavy snow and sub-zero conditions have blighted Britain Seekor harimau Siberia berjalan-jalan dlam cuaca Siberia di kawasan lindung di Doncaster, Inggris. (PA)Swans and gulls fight for pieces of bread on the snow-covered banks of the Danube river in Belgrade on February 28, 2018.Di sungai Danube, Belgrade, angsa dan camar berlomba menyambar roti di tepi sungai yang penuh salju. (AFP)

Tempat-tempat seperti San Sebastin di Spanyol mengalami hujan salju lebat di pantai, sementara Catalunya memperingatkan warga agar sebisa mungkin tak usah mengemudi.

Sergapan udara dingin menyebar jauh ke selatan hingga Laut Tengah. Roma mengalami hujan salju pertama dalam enam tahun pada Senin lalu, dan Irlandia mengalami hujan salju paling lebat dalam beberapa dasawarsa.

A couple poses in St. Mark's Square in VenicePasangan pengantin berpose di Alun-alun San Marco, Venesia. (AFP)

Inggris, sebagaimana sejumlah negeri lain, mengalami berbagai gangguan transportasi, sementara Skotlandia untuk pertama kalinya dalam sejarah mendapatkan tingkat peringatan salju bersandi 'merah' - yang berarti hujan salju dan ciuaca dingin bisa membahayakan nyawa.

Cuaca dingin, yang di Inggris dijuluki "Hewan Buas dari Timur." Di Belanda, orang menyebutnya "Beruang Siberia", sementara di Swedia julukannya adalah "Meriam Salju."

Suhu serendah -30C tercatat di sebuah puncak pegunungan di Jerman. Pada hari Selasa (27/2), salju terlihat di lokasi kota kuno Pompeii, dekat Napoli di Italia selatan - padahal biasanya di sana suhu rata-rata bulan Februari adalah 6-14C.

Di Paris, suhu menukik hingga -6C, dan para pengguna kendaraan umum berbagi foto stalaktit di dinding dua stasiun metro.

Two people take photos from a white-covered beach with the seaside resort town behind themSebuah resor pantai di San Sebastin, Spanyol, brubah dari pasir mrah ke hamparan putih. (AFP)

https://twitter.com/mynameisnine/status/968400617520730112

Tingkat kematian secara keseluruhan akibat cuaca dingin sulit dilaporkan, karena setiap negara mencatat kematian tersebut secara independen.

Kantor berita AFP membuat perhitungan sendiri dan mengatakan bahwa sejak Jumat pekan lalu setidaknya 46 orang tewas

Sedikitnya lima orang tewas di Polandia, empat tewas dilaporkan di Prancis, termasuk seorang sepuh yang ditemukan tewas di luar gerbang panti jomponya, lapor AFP.

Di Lithuania, tiga tewas, dan di Rumania dua tewas termasuk seorang perempuan berusia 83 tahun yang ditemukan terjatuh di salju. Di Milan, Italia, seorang pria tunawisma berusia 47 tahun ditemukan tewas.

People pose with hockey sticks on a frozen body of water at the Kalmthoutse heide (Kalmthout Heath) nature reserve in Kalmthout on February 28, 2018.Di Kalmthout, Beligia, warha bermain hoki es di atas danau yang membeku. (Getty Images)

Penampungan-penampungan darurat bagi para tunawisma dibuka di berbagai tempat. Di Belgia, polisi diizinkan untuk menahan orang yang menolak pergi ke tempat penampungan.

Asosiasi tunawisma Jerman mengatakan seorang perempuan meninggal di sebuah hutan dekat Leipzig pada hari Senin. Direkturnya, Werena Rosenke, mendesak agar penampungan tunawisma terus terbuka selama mungkin, dan memperingatkan bahwa kematian juga bisa terjadi di siang hari.

A woman walks with a child down a snow-covered road in Palavas-les-Flots, in the south of France, on February 28, 2018. Europe remained on February 28 gripped by a blast of Siberian weather, accounting for at least 24 deaths and carpeting palm-lined Mediterranean beaches in snow. Bahkan pohon-pohon palem di Palavas-les-Flots di prancis Selatan, disapu salju. (AFP)A house garden covered with snow near Ajaccio on the French Mediterranean island of CorsicaKorsika, pulau milik prancis di Laut tengah, dengan salju begitu tebal. (AFP)

Federasi Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional menyerukan masyarakat untuk memeriksa tetangga mereka yang berisiko.

"Mengetuk pintu mereka untuk mengecek apakah mereka memiliki semua yang dibutuhkan, akan sangat berarti," kata direktur mereka untuk Eropa, Simon Missiri. "Bahkan langkah itu bisa jadi penentuan antara hidup dan mati."


(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed