Pilot Maskapai Israel Tolak Terbangkan Para Pengungsi Afrika

Pilot Maskapai Israel Tolak Terbangkan Para Pengungsi Afrika

BBC World - detikNews
Jumat, 26 Jan 2018 11:03 WIB
Pilot Maskapai Israel Tolak Terbangkan Para Pengungsi Afrika
Para imigran Afrika di Israel yang kebanyakan berasal dari Eritrea dan Sudan tengah menghadapi deportasi massal. (AFP)
Tel Aviv - Sejumlah pilot maskapai penerbangan nasional Israel El Al menolak untuk menerbangkan para pencari suaka Afrika yang dideportasi dari Israel, lapor Times of Israel. Mereka menyatakan tidak setuju pada ketentuan baru tentang imigrasi.

Seorang pilot dilaporkan menyatakan menolak untuk "membawa pengungsi terbang menuju kematiannya".

Situs berita tersebut menjelaskan, keputusan yang diumumkan di Facebook "oleh setidaknya tiga pilot maskapai El Al", itu "lebih merupakan aksi simbolik saja." Karena maskapai itu "tidak memiliki rute penerbangan langsung ke Rwanda atau Uganda, dan para migran yang dideportasi biasanya terbang dengan pesawat lain melalui Etiopia atau Jordan."

Hal ini terjadi menyusul diberlakukannya ketetapan baru terkait pendatang, yang lebih ketat di awal tahun.

Pemerintah Israel menerbitkan pemberitahuan bagi ribuan migran Afrika untuk meninggalkan negara tersebut atau menghadapi hukuman penjara.

Dikatakan para migran tersebut akan diberi uang sampai $3.500 atau Rp 46 juta untuk meninggalkan negara tersebut dalam waktu 90 hari ke depan, dan akan diberi pilihan untuk pulang ke negara asal mereka atau negara ketiga.

Tapi jika mereka tidak pergi, pihak berwenang Israel mengancam akan memenjarakan mereka mulai April mendatang.

Times of Israel menyebutkan kampanye penolakan deportasi diorganisir oleh kelompok hak asasi manusia, Zazim, yang mengatakan bahwa Otoritas Penerbangan Sipil negara tersebut dan serikat pilot telah menerima lebih dari 7.500 tanda tangan "mendesak para pilot untuk tidak berpartisipasi dalam deportasi dan mengirim para pengungsi ke sebuah tempat yang membahayakan nyawa mereka".

(nvc/nvc)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads