DetikNews
Rabu 13 Desember 2017, 17:43 WIB

Pakai Celana Panjang di Pesta, 24 Perempuan Sudan Ditangkap

BBC Magazine - detikNews
Pakai Celana Panjang di Pesta, 24 Perempuan Sudan Ditangkap Foto dokumentasi: Sudah ribuan perempuan ditangkap karena dituduh berpakaian tak senonoh, kata pegiat HAM. (Getty Images)
Khartoum - Aparat Sudan mencabut tuduhan pidana ketidaksenonohan terhadap 24 perempuan yang ditangkap karena mengenakan celana panjang di sebuah pesta di dekat ibu kota Sudan, Khartoum.

Polisi moral menggerebek acara itu, Rabu pekan lalu.

Awalnya mereka diancam hukuman 40 kali cambuk dan denda, karena mengenakan "busana tak senonoh.'

Seorang pegiat HAM, Amira Osman mengecam penangkapan itu.

"Pesta itu berlangsung di aula tertutup di sebuah gedung di El Mamoura di selatan Khartoum," katanya.

"Gadis-gadis itu ditangkapi hanya karena mengenakan celana panjang, meski acara itu sudah mendapat izin dari pihak berwenang."

Umumnya perempuan di Sudan mengenakan jubah yang longgar.

Para pegiat hak asasi manusia mengatakan setiap tahunnya puluhan ribu perempuan ditangkap dan dicambuk dengan tuduhan ketidaksenonohan setiap tahun. Dan undang-undangnya sering diterapkan secara sewenang-wenang.

Disebutkan, undang-undang di Sudan yang berpenduduk mayoritas Muslim itu melarang perempuan mengenakan celana panjang dan rok pendek atau ketat, yang menurut para pegiat, mendiskriminasi umat Kristen.

Pasal 152 KUHP Sudan mencakup larangan 'perbuatan tidak senonoh' di depan umum, mengenakan 'pakaian cabul' atau 'menyebabkan gangguan pada perasaan masyarakat umum.'

Amira Osman mengatakan kepada Radio Dabanga yang beroperasi di Belanda bahwa pasal ketertiban umum itu menindas hak-hak perempuan.




(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed