DetikNews
Rabu 22 November 2017, 01:27 WIB

Bom Mobil Serang Pasar di Irak, 23 Orang Tewas

Aditya Mardiastuti - detikNews
Bom Mobil Serang Pasar di Irak, 23 Orang Tewas Korban ledakan bom mobil di Irak bagian utara dilarikan ke RS (Foto: AFP PHOTO / Marwan IBRAHIM)
Tuz Khurmatu - Sebuah pasar buah dan sayur di kawasan utara Irak menjadi sasaran bom mobil. Akibatnya 23 orang tewas dan sedikitnya 60 orang luka-luka.

Dilansir BBC, Selasa (21/11/2017), peristiwa itu terjadi di kota Tuz Khurmatu, sekitar 160 km di utara Baghdad. Sumber BBC melaporkan jumlah korban tewas kemungkinan besar akan bertambah seiring luka parah yang mereka derita.

Belum ada kelompok yang mengklaim serangan tersebut. Namun, insiden itu mirip dengan serangkaian serangan yang dilakukan ISIS.

Ada 23 orang tewas dan setidaknya 60 orang alami luka-lukaAda 23 orang tewas dan setidaknya 60 orang alami luka-luka (Foto: AFP PHOTO / Marwan IBRAHIM)

Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi menyatakan dia nyaris mendeklarasikan kemenangan militer melawan kelompok militan Sunni. Deklarasi kemenangan itu rencananya diumumkan setelah pasukan propemerintah berhasil mengambilalih kota terakhir yang dikuasai kelompok militan pada pekan lalu.

Namun, dia mengingatkan ketidaksepakatan politik akan memberi jalan bagi ISIS untuk terus meluncurkan serangan.

Tuz Khurmatu merupakan kota dengan populasi campuran etnis Kurdi, Arab, dan keturunan Turkmenistan (Turkmen). Kota ini merupakan wilayah sengketa antara Irak dengan Kurdi.

Kota ini juga menjadi saksi bisu terjadinya bentrokan maut antara pasukan propemerintah Irak dengan militan Kurdi Peshmerga.

Peristiwa itu terjadi di kota Tuz Khurmatu, sekitar 160 km di utara BaghdadPeristiwa itu terjadi di kota Tuz Khurmatu, sekitar 160 km di utara Baghdad (Foto: AFP PHOTO / Marwan IBRAHIM)

Abadi telah memerintahkan pihak militer untuk merebut wilayah kota yang dikuasai militan Kurdi sejak 2014- saat ISIS mulai mulai menyebar di kawasan Irak utara- setelah wilayah otonomi Kurdi menggelar referendum kemerdekaan pada akhir September.

Sementara itu, anggota parlemen Turkmen Niazi Maamar Oglu mengatakan sudah bertahun-tahun tidak melihat serangan mematikan seperti ini. Kepala Keamanan Provinsi Salahuddin, Mehdi Taqi mengatakan masih ada beberapa lokasi yang disinyalir menjadi tempat persembunyian militan ISIS di Tuz Khurmatu.

"Masih ada beberapa daerah di bagian barat Tuz Khurmatu yang menjadi tempat persembunyian ISIS dan kemi akan segera memulai operasi pembersihan," ujar Taqi.
(ams/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed