DetikNews
Selasa 21 November 2017, 23:47 WIB

Sorak-sorai Warga dan Klakson Mobil Sambut Mundurnya Presiden Mugabe

BBC World - detikNews
Sorak-sorai Warga dan Klakson Mobil Sambut Mundurnya Presiden Mugabe
Jakarta - Zimbabwe, Mugabe,
AFP Ribuan warga langsung turun ke jalan merayakan pengunduran diri Presiden Robert Mugabe di ibu kota Harare.

Presiden Zimbabwe, Robert Mugabe, sudah mengundurkan diri, seperti dinyatakan Ketua Parlemen, Jacob Mudenda.

Pengunduran diri ini ditempuhnya saat parlemen Zimbabwe memulai proses pemakzulan terhadapnya, Selasa (21/11), menyusul pengambilalihan kekuasaan oleh militer pekan lalu.

Mugabe yang sudah memerintah sejak kemerdekaan tahun 1980 lalu antara lain didakwa membiarkan istrinya 'merebut kekuasaan konstitusional' dengan berupaya menempatkan diri sebagai penerusnya.

Zimbabwe, Mugabe,
AFP Anggota parlemen Zimbabwe bersorak sorai saat mendengar pengunduran diri Presiden Mugabe.

Wartawan BBC, Ben Brown, yang berada di salah teras gedung di ibu kota Harare yang mengarah ke Gedung Parlemen Zimbabwe, mendengar sorak-sorai dan suara klakson mobil bertubi-tubi untuk merayakan pengunduran Mugabe.

Sebuah surat dari Mugabe menyatakan keputusan itu diambil secara sukarela untuk memungkinkan peralihan kekuasan dengan lancar, seperti dilaporkan kantor berita Reuters.

Zimbabwe
AFP Surat pengunduran diri Robert Mugabe dibacakan di parlemen yang sedang membahas upaya pemakzulannya.

"Saya Robert Gabriel Mugabe berdasarkan pasal 96 konstitusi Zimbabwe dengan ini secara resmi menyampaikan pengunduran diri... dengan segera," kata Jacob Mudenda saat membacakan surat Mugabe.

Pengumuman yang mengejutkan ini menghentikan sidang parlemen yang sedang membahas upaya pemakzulannya.

Mugabe, Zimbabwe
AFP Istri Mugabe, Grace, disebut-sebut ingin menjadi penerusnya, yang memicu campur tangan militer.

Para anggota parlemen dilaporkan bersorak-sorai menyambut pengumuman itu sementara ribuan warga langsung merayakannya di jalanan.

Warga yang turun ke jalan antara lain membawa poster bergambar pimpinan angkatan bersenjata, Jenderal Constantino Chiwenga, dan mantan wakil presiden Emmerson Mnangagwa, yang dipecat Mugabe.

Pria berusia 93 tahun ini awalnya menolak untuk mundur walau militer sudah mengambil alih kekuasaan dan warga turun ke jalan menentang kepemimpinannya.

Dia berhasil meraih kemenangan dalam pemilihan presiden namun beberapa di antaranya diwarnai dengan kekerasan atas para penentangnya.




(ams/ams)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed