DetikNews
Selasa 24 Oktober 2017, 10:18 WIB

Dicabut, Dakwaan Warga Inggris yang Sentuh Pinggul Pria di Dubai

BBC World - detikNews
Dicabut, Dakwaan Warga Inggris yang Sentuh Pinggul Pria di Dubai Jamie Harron dikenai dakwaan melakukan perbuatan tidak senonoh di tempat umum. (Detained in Dubai/Getty)
Dubai - Seorang pria Skotlandia dijatuhi hukuman tiga bulan penjara setelah dinyatakan terbukti melakukan perbuatan tidak senonoh dengan meraba pinggul seorang pria di sebuah bar diDubai.

Namun penguasa di Dubai melakukan intervensi hari Senin (23/10) dan sekarang dinyatakan bahwa semua dakwaan kepada Jamie Harron tersebut dinyatakan batal.

Paspornya telah dikembalikan dan ia dinyatakan boleh meninggalkan Dubai.

Harron ditangkap pada bulan Juli dan sebelumnya dikenai dakwaan melakukan perbuatan tidak senonoh di tempat umum.

Dia mengaku melakukan hal itu sebagai upaya agar pria tersebut terhindar dari minumannya yang tumpah.

Teknisi listrik berusia 27 tahun itu sebelumnya sudah divonis sebulan penjara untuk perkara minum bir dan masih menghadapi proses pengadilan lebih lanjut.

Pengusaha yang mengadukan perbuatan Harron itu sebetulnya sudah menarik kembali pengaduannya, namun jaksa di Dubai tetap melanjutkan kasus ini.

Kabar tentang Harron yang menjalani hukuman tiga bulan tersebut dirilis oleh kelompok kampanye bernama Detained in Dubai, yang mendukung Herron.

Kelompok tersebut mengatakan bahwa pengacara Harron akan mengajukan banding dan akan mengajukan gugatan perdata terhadap pelapor.

Sebuah pernyataan dari kelompok itu menyebutkan, "Hari ini Jamie Harron dijatuhi hukuman tiga bulan penjara, karena secara tidak sengaja telah menyentuh pinggang salah seorang pengunjung di bar Rock Bottom di Dubai.

"Saksi-saksi utama kejadian itu tidak diminta bersaksi, padahal akan mementahkan tuduhan tersebut.

"Jamie akan mengajukan banding atas putusan tersebut, meskipun ini akan membuat situasinya semakin sulit di Dubai, dan makin menyulitkan keuangannya akibat kasusnya yang berlarut-larut."

Pimpinan kelompok Detained in Dubai, Radha Stirling mengatakan bahwa Harron "sangat tertekan."

Kritik pemerintah

"Pihak keluarga tidak dapat mengunjunginya selama masa kritis ini, karena mereka sendiri menghadapi risiko hukuman penjara terkait hukum cybercrime yang melarang kritik terhadap pemerintah.

"Karena itu Jamie pasti akan mengajukan gugatan perdata terhadap para penuduhnya saat dia nanti kembali ke negaranya, karena tampaknya dia tidak dapat menemukan keadilan di Uni Emirat Arab ini."

Harron, yang bekerja sebagai teknisi listrik di Afghanistan, singgah selama dua hari di Uni Emirat Arab pada saat kejadian pada tanggal 15 Juli.




(ita/ita)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed