DetikNews
Selasa 17 Oktober 2017, 15:42 WIB

Harimau Pemakan Manusia Mati Tersengat Pagar Listrik di India

BBC Magazine - detikNews
Harimau Pemakan Manusia Mati Tersengat Pagar Listrik di India Pengadilan sudah menguatkan perintah tembak mati atas Kala yang berusia dua tahun karena membunuh empat orang. (BBC)
New Delhi - Harimau yang menewaskan empat orang di Negara BagianMaharashtra, India, sudah mati, beberapa hari setelah pengadilan tetap memutuskan untuk membunuhnya.

Upaya perburuannya dihentikan setelah para petugas menemukan bangkainya di dekat pagar listrik pada hari Minggu (15/10) namun dia diperkirakan sudah mati sehari sebelumnya.

Harimau berusia dua tahun itu mati karena tersengat pagar listrik yang didirikan seorang petani untuk mengusir babi hutan dari lahan pertaniannya.

Para pegiat satwa mengecam Departemen Kehutanan yang dianggap gagal menyelamatkan satwa yang tergolong langka itu.

Mereka sempat menggugat perintah tembak mati yang dikeluarkan oleh Departemen Kehutanan tanggal 23 Juni lalu namun pengadilan akhirnya menolak gugatan tersebut dan menguatkan perintah tembak mati pada Kamis (12/10).

Harimau -yang diberi nama Kala atau Hitam dalam Bahasa Hindi- itu pertama kali ditangkap pada bulan Juli setelah menewaskan empat orang dan melukai dua lainnya di kota Brahmapuri, Maharashtra.

Dia dilepaskan di kawasan perlindungan Bor Tiger namun kemudian membunuh dua orang lainnya.

harimau, india Bulan Oktober, penjaga hutan di Negara Bagian Uttarakhand berhasil membunuh seekor harimau yang diyakini menyerang tiga orang hingga meninggal dunia. (BBC)

Sekitar 60% populasi harimau dunia berada di India dan kelangsungan hidup mereka terancam akibat habitatnya yang terus berkurang maupun perburuan karena keyakinan bahwa organ tubuhnya merupakan obat-obatan yang ampuh.

Dan tingkat kematian harimau meningkat dalam beberapa tahun belakangan. Berdasarkan catatan pihak berwenang India, sebanyak 80 ekor harimau mati pada tahun 2015, yang meningkat dari 78 ekor pada setahun sebelumnya.

Umumnya harimau tidak menyerang manusia namun para ahli berpendapat mereka bisa menikmati daging manusia setelah melakukan serangan yang pertama.

Bulan Oktober tahun lalu, para penjaga hutan menembak mati seekor harimau yang diyakini menewaskan tiga warga kampung di pinggiran Taman Nasional Jim Corbett di Negara Bagian Uttarakhand.

Warga kampung kemudian membawa bangkai jenazah harimau itu berkeliling selama hampir tiga jam.




(ita/ita)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed